Breaking News:

Bus Terbalik Penumpang yang Selamat Cerita Bahwa Kecelakaan Murni Akibat Kesalahan Sopir Pengganti

Kecelakaan yang menimpa bus PO Sambodo di perbatasan Sumsel-Jambi Kamis lalu menurut salah seorang penumpang murni karena ulah sang sopir.

Editor: CandraDani
SRIPOKU/FAJERI RAMADHONI
Bus PO Sambodo mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di tikungan Harmoko di Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Muba, Kamis (27/5/21) pagi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di tikungan Harmoko di Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung  Lencir, Muba, Kamis (27/5/21) diduga karena sopir yang membawa kendaraan secara ugal-ugalan.

Menurut pengakuan salah satu penumpang yang selamat, Herman mengatakan, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tersebut memang murni pembawaan sopir yang membawa bus ngebut di tikungan.

"Bus PO Sambodo yang kami tumpangi sempat berhenti di Rumah Makan Simpang Raya sekitar pukul 03.30 WIB. Jadi saat saat mau berangkat, sekitar pukul 04.00 sopirnya ganti," ujarnya.

Tapi baru saja jalan, sopirnya langsung tancap gas.

Bawa kendaraaannya saja sudah berbeda dari supir pertama.

Baca juga: Bus Terbalik di Jalintim 4 Penumpang Tewas, Sopir Cadangan yang Bawa Bus Kabur, Kini Diburu Polisi

Baca juga: Bus Tujuan Padang-Jakarta Terbalik di Jalintim, 3 Penumpang Anak-anak dan Satu Wanita Tewas

Kondisi Bus PO Sambodo bernopol B 7314 NGA yang mengalami kecalakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di tikungan Harmoko di Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Muba, Kamis (27/5/21) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kondisi Bus PO Sambodo bernopol B 7314 NGA yang mengalami kecalakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di tikungan Harmoko di Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Muba, Kamis (27/5/21) sekitar pukul 05.00 WIB. (SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI)

"Ngebutnya tidak terarah, di tikungan tidak main gigi. Bahkan di salah satu tikungan hampir slip. Sudah kaget semua penumpang. Usai dari tikungan itu tancap gas lagi," terangnya. 

Namun setelah di tikungan Harmoko Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung  Lencir, saat direm sudah tidak mempan lagi. Saat itu juga bus langsung rebah ke kiri.

Salah satu penumpang lain, Rani (28) mengaku, saat kejadian dirinya mengaku bus memang sudah oleng saat melewati tikungan.  

"Baru jalan sekitar 15 menit dari res area, jadi pada saat itu penumpang belum pada tidur. Saya nggak hafal berapa yang selamat, tapi setahu saya ada 5 orang yang meninggal termasuk anak kecil," ungkapnya.

Rani pun mengaku bersyukur dirinya bisa selamat meskipun mengalami luka memar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved