Breaking News:

Sudah Divaksin, Tapi Masih Terinveksi Covid-19, Apa yang Terjadi? Ini Penjelasan Kemenkes

Sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, tetapi masih saja terinveksi Virus Corona, Covid-19 apa yang terjadi?

ERNESTO BENAVIDES / AFP
Ilustrasi vaksinasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, tetapi masih saja terinveksi Virus Corona, Covid-19 apa yang terjadi?

Kementerian Kesehatan atau Kemenkes mengatakan, vaksinasi tidak menjamin 100% terhindar dari penularan COVID-19.

"Namun, dengan vaksinasi, bisa mengurangi gejala berat yang timbul saat terpapar COVID-19. Sehingga, gejalanya jauh lebih ringan," tulis akun Kemenkes di Facebook, Kamis (27/5/2021).

Kunjungan Presiden RI Jokowi ke Riau, Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pekanbaru.
Kunjungan Presiden RI Jokowi ke Riau, Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pekanbaru. (Istimewa)

Karena itu, Kemenkes mengimbau, meski sudah menjalani vaksinasi dua kali, jangan berkerumum.

"Karena perlindungan vaksin sekitar 60%-94% mengacu hasil uji klinis 2020 dan Balibangkes Kemenkes 2021. Artinya, sekitar 6%-35% orang yang sudah divaksin COVID-19 dua kali masih bisa tertular virus," ujar akun Kemenkes.

Maka, pesan Kemenkes, saat di luar rumah harus selalu melakukan 5M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Sebab, saat berkerumun, Anda tidak pernah tahu, siapa yang sakit dan sehat.

"Karena mengacu data yang dihimpun, dari 6-7 orang yang berkumpul, 1 di antaranya positif COVID-19 tanpa memiliki gejala apapun, sehingga yang bersangkutan merasa baik-baik saja," ungkap akun Kemenkes.

"Inilah yang menjadi risiko terbesar dari sumber penularan COVID-19," imbuh akun Kemenkes.

( Tribunpekanbaru.com )

Artikel ini sebelumnya tayang di Kontan, https://kesehatan.kontan.co.id/news/sudah-divaksinasi-lengkap-masih-terinfeksi-covid-19-ini-kata-kemenkes

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved