Breaking News:

Bupati Alfedri Pimpin Operasi Yustisi Prokes Covid-19 di Kandis, 40 Pengunjung Kafe Jalani Rapid Tes

Bupati Siak Alfedri sebagai Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Siak langsung turun memimpin operasi yustisi di Kecamatan Kandis, Selasa

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Pemkab Siak
Bupati Siak Alfedri berbicara dengan pengelola kafe yang ada di Kandis, saat razia Prokes Selasa (1/6/2021) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri sebagai Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Siak langsung turun memimpin operasi yustisi di Kecamatan Kandis, Selasa (1/6/2021) malam.

Tingginya angka positif Covid-19 di kabupaten Siak membuat Satgas Penanggulangan Covid-19 semakin ketat mengawal penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

Bupati Siak Alfedri bersama Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto dan jajaran masing-masing menyisir sejumlah kafe dengan jumlah pengunjung yang padat.

Operasi ini tidak hanya sekadar menghimbau agar masyarakat mematuhi Prokes namun langsung melakukan tindakan melaksanakan rapid tes.

Dalam rombongan yang dipimpin Alfedri itu, selain polisi juga terlibat anggota TNI, Satpol PP kabupaten Siak, tim medis Dinas Kesehatan Siak beserta Upika kecamatan setempat.

Gabungan tim ini menyisir 4 titik keramaian di antaranya, King cafe, Cafe Pondok Bambu, Dopen dan Taman Kota.

"Operasi yustisi penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan (prokes) terutama masyarakat yang tidak menggunakan masker, akan di berlakukan rapid test, bekerja sama dengan dokter," kata Bupati Alfedri di Kandis, Selasa (01/06/2021) Malam.

Setibanya di King Cafe, petugas langsung melakukan rapid tes kepada pengunjung. Hal tersebut juga berlaku di tempat lain yang didatangi. Walhasil, satu orang reaktif dan langsung disuruh melaksakanan isolasi mandiri.

“Kita juga melalukan tracing di lingkungan tempat tinggal pengunjung cafe yang reaktif tersebut. Kita memintanya melakukan isolasi mandiri,” kata Alfedri.

Para pengunjung cafe yang dirazia juga tampak cemas. Meski pun mereka memakai masker bukan berarti tidak mendapat giliran untuk dirapid tes.

“Semuanya kita rapid tes, yang reaktif kita lakukan swab dan kita isolasi secara mandiri atau isolasi terkoordinir,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Alfedri juga menghimbau kepada pengelolaa kafe untuk mentaati surat edarannya. Pengunjung wajib memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, duduk berjarak dan menutup tempat usaha pukul 21.00 WIB.

"Saat ini kasus positif Covid-19 terus meningkat, untuk memutus mata rantai penyebaran. Kita lakukan rapid test kepada semua pengunjung cafe," ujarnya.

Selain melaksanakan razia prokes secara berkala, pihaknya juga telah mendistribusikan vaksin bagi masyarakat di kecamatan Kandis.

"Hari ini aja ada 32 warga kita yang terkonfirmasi positif Covid. Tentu kita harus mengambil langkah-langkah penanggulangan, agar daerah-daerah yang terindikasi zona orange diupayakan menjadi kuning dan hijau,” kata dia. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved