Breaking News:

Pertanyakan Kejelasan Pelantikan Bupati-Wabup Inhu, LSM Penjaga Negeri Soroti KPU, Apa Kata Ketua?

Pertanyakan kejelasan pelantikan Bupati dan Wabup Inhu, LSM Penjaga Negeri soroti sikap KPU, apa kata ketua Yenni Mairida?

Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Pertanyakan Kejelasan Pelantikan Bupati-Wabup Inhu, LSM Penjaga Negeri Soroti KPU, Apa Kata Ketua? Foto:Ketua KPU Inhu, Yenni Mairida 

Sesuai aturan tersebut maka paling lambat lima hari apabila tidak ada Paripurna, KPU Inhu akan menindaklanjuti dengan mengirimkan surat ke Gubernur Riau melalui KPU Provinsi Riau.

Penjelasan Ketua KPU Inhu

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) yang terpilh belum juga digelar hingga saat ini.

Kondisi tersebut memunculkan desakan dari masyarakat agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Inhu segera mengirimkan surat ke Pemerintah Provinsi Riau.

Namun Ketua KPU Inhu, Yenni Mairida pihaknya saat ini belum bisa bersurat ke Provinsi Riau.

Yenni menerangkan sebelumnya pihaknya memang sempat berencana mengirimkan surat ke Gubernur Riau melalui KPU Provinsi Riau.

Namun hal itu tidak jadi dilakukan setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu mengirimkan surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan ditembuskan ke KPU Inhu.

"Menurut kami (KPU Inhu) itu sudah tidak di KPU lagi, karena sudah ada tindak lanjut ketika DPRD Inhu tidak melaksanakan paripurna," kata Yenni.

Saat ditanyakan soal surat DPRD Inhu ke Kemendagri, Yenni enggan berkomentar lebih jauh. Yenni menyampaikan hal itu merupakan ranah dari DRPD Inhu.

"Itu tidak ranah kami, namun kami mendapat kabar bahwa Dirjen Otda meminta agar ada paripurna DPRD Inhu," katanya.

Meski begitu, menurut Yenni, pihaknya baru akan bersurat ke Pemerintah Provinsi apabila ada surat yang menegaskan memang paripurna penetapan tidak akan digelar.

( Tribunpekanbaru.com / Bynton Simanungkalit )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved