Breaking News:

Rp 600 Ribu Sebulan Mau Makan Apa? Cuma Pakai Garam, Dewan Meranti Ini Soroti Pengurangan Upah Honor

Rp 600 ribu sebulan mau makan apa? Cuma pakai garam saja, anggota dewan Meranti ini soroti pengurangan upah honor

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Rp 600 Ribu Sebulan Mau Makan Apa? Cuma Pakai Garam, Dewan Meranti Ini Soroti Pengurangan Upah Honor. Foto: Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Sopandi S Sos. 

"Bagaimana mau cukup makan dengan gaji segitu. Apalagi daerah kita daerah berpulau dengan jarak tempuh tempat kerja yang sangat jauh dan kondisi jalan yang belum memadai," ujarnya.

" Ditambah lagi honorer yang harus menyebarang menggunakan kempang untuk menuju ke tempat kerja. Mana cukup. Jadi harus dipikirkan sematang matangnya," harapnya.

Anggota Komisi I DPRD Meranti itu mengaku sangat mendukung jika bupati mengeluarkan honorer fiktif yang tidak sesuai data BKD.

Tetapi dengan mengurangi gaji honorer sama saja berniat memberhentikan tenaga honorer yang berpendidikan SMA secara perlahan.

"Contohnya tenaga honorer sebagai TU di beberapa sekolah atau instansi di Daerah Rangsang Pesisir. Rata rata tenaga TU tamat SMA. Kalau memang dengan gaji Rp600 ribu perbulan, coba kita cermati dengan kondisi jalan yang sangat parah. Karena ada yang sudah bekerja sejak zaman Pemerintahan Bengkalis dulu," urainya.

"Setidaknya saya minta Bapak Bupati coba kaji ulang lagi, dan mari kita duduk semeja membahas masalah kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti ini," pinta anggota DPRD yang akrab disapa Atah Pandi ini.

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved