Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Pasca Jadi Tersangka Kasus Pelemparan Kepala Anjing, LAM Riau Tunjuk Pengganti Yose Saputra

LAM Riau Tunjuk Pengganti Yose Saputra, Pasca Ditahan Polisi Karena Terlibat Kasus Pelemparan Kepala Anjing

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Datuk Seri Syahril Abubakar akhirnya buka suara ke masyarakat soal ditahannya ketua LAM Pekanbaru Yose Saputra, sebagaimana diketahui Yose ditangkap aparat kepolisian karena terlibat kasus pelemparan kepala anjing di rumah Jaksa di Pekanbaru.

"Jadi sudah mengundurkan diri dan kami terima pengunduran dirinya, kita hormati secara hukum positif, dan kami sudah menunjuk Plt ketua dan Plt Sekretaris,"ujar Syahril Abubakar kepada tribunpekanbaru.com Rabu.

Menurut Syahril Abubakar, pihaknya di LAM Riau bukan diam selama ini, namun sudah melakukan sejumlah langkah untuk tetap berjalannya organisasi adat di LAM Pekanbaru itu.

Termasuk juga kisruh dua kepengurusan yang masih terjadi hingga saat ini, sebagaimana diketahui selain kepengurusan Yose Saputra yang diakui LAM Riau, ada juga kepengurusan yang diketuai Muspidaun.

Muspidaun merupakan pejabat di Kejaksaan Tinggi Riau, dan rumahnya juga yang mendapat teror kepala anjing yang mana Yose Saputra ditangkap karena dianggap terlibat dalam kasus pelemparan kepala anjing tersebut.

"Kami tidak akan komentari soal kasus hukum yang menimpa Yose Saputra, biarlah proses hukum berjalan,"ujar Syahril Abubakar.

Pihaknya mewakili Lembaga Adat juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, atas kejadian tersebut, pihaknya berhadap agar disaat pandemi ini semuanya bisa berjalan dengan kondusif.

"Jadi kondisi kita sudah susah, ekonomi kita susah, jadi harapan kami jangan kita menambah persoalan lagi, dan kami LAM ajak semua untuk menciptakan kondusifitas,"ujarnya.

Syahril juga menyampaikan sampai saat ini kepengurusan yang sah dan sesuai AD/ART LAM hanya kepengurusan Yose Saputra yang sebelumnya sudah mengundurkan diri dan sekarang ini dijabat sebagai Plt Khairul Zainal dan Rizaldi Putra sebagai Plt Sekretaris.

Tugas Plt ini mempersiapkan Musda Luar Biasa dan pembenahan kepengurusan LAM Kecamatan dan melaksanakan Musdalub.

"Jadi siapapun yang mau mendaftar kita buka selebar-lebarnya, termasuk kubu sebelah yang sebelumnya mengaku pengurus LAM Kota Pekanbaru (Muspidaun),"ujar Syahril.

Syahril juga menyayangkan sejauh ini beberapa mantan pengurus LAM yang ikut melaksanakan Musdalub dan membuat kubu tandingan pengurusan LAM Kota Pekanbaru.

"Kami membuka diri untuk musyawarah dan menyelesaikan semua persoalan, tapi kita tunggu tidak ada niat untuk Musyawarah menyelesaikan persoalan ini, saya mau diundang kemana pun. Kalau mau Musyawarah selesai ini,"ujarnya.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved