Breaking News:

Hanura Riau Berkecamuk? DPP Sebut PAW di DPRD Siak Tinggal Eksekusi, SK Keluar Sejak Oktober 2020

Partai Hanura Riau berkecamuk? DPP sebut proses PAW kader di DPRD Siak tinggal eksekusi, SK sudah keluar sejak Oktober 2020 lalu.

.
Hanura Riau Berkecamuk? DPP Sebut PAW di DPRD Siak Tinggal Eksekusi, SK Keluar Sejak Oktober 2020. Foto:Partai Hanura 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Partai Hanura Riau berkecamuk? DPP sebut proses PAW kader di DPRD Siak tinggal eksekusi, SK sudah keluar sejak Oktober 2020 lalu.

Setelah terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Siak periode 2019 – 2024 daerah pemilihan Siak 4 sebelumnya, Nelson Manalu harus menjalani masa tahanan selama setahun.

Nelson terlibat perkara dugaan penghasutan beberapa waktu lalu di daerah Kandis, Kabupaten Siak.

Setelah menjalani proses hukum, akhirnya Majelis Hakim di Mahkamah Agung menolak permohonan kasasinya.

Pihak DPP kemudian mengeluarkan SK Nomor A/291/ DPP-HANURA/X/2020 tertanggal 27 Oktober 2020 tentang Persetujuan Pergantian Antar Waktu, tapi hal itu masih belum dieksekusi.

Waketum DPP partai Hanura, Herry Lontung Siregar mengatakan, karena DPC Partai Hanura Kabupaten Siak tidak bisa melaksanakan surat perintah PAW dari DPP, maka Ariadi Tarigan selaku Ketua DPC partai Hanura Kabupaten Siak di-PLT-kan.

Sekarang Ketua PLT partai Hanura di Kabupaten Siak adalah Krismat Hutagalung.

"DPP partai Hanura mengeluarkan surat Nomor A/051/DPP- HANURA/V/2021 tentang penunjukan PLT (Plt) Ketua DPC partai Hanura kabupaten Siak,"kata Herry, Kamis (3/6/2021).

"Sekarang Ketua PLT partai Hanura di Kabupaten Siak adalah Krismat Hutagalung. Soal PAW itu, tinggal eksekusi saja, kita sudah keluarkan SK-nya," sambungnya.

Sementara itu, seorang pendiri partai Hanura Riau, Mustofa mengatakan, berkecamuknya Partai Hanura di Riau bukanlah sekali dua kali terjadi di periode kepimpinan Agus Widayat, tapi sudah beberapa kali.

"Terjadi kembali persoalan di internal partai. Kasian Pak Agus, padahal dia orang baik tapi tersandera dengan oknum sekitarnya," kata Mustofa.

Dikatakan Mustofa, selaku kader Partai Hanura, dari awal ia termasuk orang yang mendukung kepemimpinan OSO, namun ia sangat menyayangkan lambannya tindakan Partai Hanura baik dari DPD maupun DPP.

"Kan Ketua Umum sudah keluarkan surat dari Oktober tahun lalu, ada oknum partai mungkin yang membuat jalan PAW di Siak ini berlarut-larut, harusnya Ketua PLT buat surat usulan ke DPRD dan KPUD Siak, clear sudah," ujar Mustofa yang pernah menjadi sekretaris DPC Partai Hanura Siak ini.

Ia menduga, sulitnya PAW dilakukan juga berkemungkinan karena Sekretaris Hanura Siak masih anak Nelson Manalu saat ini.

"Mungkin nggak anak mem-PAW bapaknya? Mungkin sulitnya di situ," tuturnya menduga.

( Tribunpekanbaru.com / Alexander )

Penulis: Alex
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved