Breaking News:

Kejari Kuansing Segera Tetapkan Tersangka Pengembangan Kasus Korupsi Makan Minum 2017

Kejari Kuansing akan segera menetapkan tersangka dalam pengembangan kasus korupsi makan minum Bagian Umum Setda Pemkab Kuansing anggaran APBD 2017.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Kajari Kuansing Hadiman SH, MH 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing akan segera menetapkan tersangka dalam pengembangan kasus korupsi makan minum Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kuansing anggaran APBD 2017.

Kepala Kejari Kuansing, Hadiman SH, MH mengatakan untuk penetaoan tersangka pihaknya akan terlebih dahulu ekspose ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

"Kami akan ekspos ke Kejati Riau untuk penetapan tersangkanya," kata Hadiman pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (4/6/2021).

Kapan ekspose ke Kejati?

"Sekarang kami nunggu jadwal ekspos," terangnya.

Hadiman sendiri mengatakan pihaknya sudah memeriksa seluruh saksi dalam kasus pengembangan ini. Termasuk saksi ahli.

"Semua saksi ahli sudah kita periksa," katanya.

Disebut kasus pengembangan, karena Pengadilan Tipikor Pekanbaru sudah memutus lima terdakwa terbukti koruosi. Kelima terpidana tersebut saat ini sedang menjalani hukuman.

Dalam pengembangan ini, sejumlah pihak telah diperiksa.

Seperti Bupati Kuansing Andi Putra yang dikantik 2 Juni lalu. Juga mantan bupati Kuansing Drs H Mursini dan mantan Wabup Halim yang keduanya selesai 31 Mei lalu.

Dua mantan anggota DPRD Kuansing periode 2014 -2019 yakni Musliadi dan Rosi Atali sudah diperiksa.

Sebenarnya, baik Mursini, Halim, Andi Putra, Musliadi dan Rosi Atali juga sudah diperiksa untuk lima terpidana.

Namun masih sebatas saksi saat itu.

Saat ini meteka juga diperiksa sebagi saksi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved