Breaking News:

Jemaah Haji Batal Berangkat

Kisah Bokar Calon Jemaah Haji Riau Batal Berangkat Dua Kali, Padahal Sempat Potong Kambing Syukuran

Calon jemaah haji Riau batal berangkat, setelah tahun ini Kementerian Agama kembali membatalkan keberangkatan haji asal Indonesia

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
STR / AFP
FOTO ILUSTRASI - Suasana jemaah Ibadah Haji di depan Kabah, Masijil Haram, Mekah 1441 H, atau tahun 2020 Masehi. Calon jemaah haji Riau batal berangkat, setelah tahun ini Kementerian Agama kembali membatalkan keberangkatan haji asal Indonesia karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Calon jemaah haji Riau batal berangkat, setelah tahun ini Kementerian Agama kembali membatalkan keberangkatan haji asal Indonesia karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19.

Bokar calon haji asal Kabupaten Rokan Hulu ini harus mengelus dadanya berkali-kali setelah dua kali batal untuk berangkat ke tanah suci Mekkah menjalankan ibadah haji.

"Mau gimana lagi, mungkin Allah belum izinkan untuk berangkat, semuanya kan tergantung dia (Allah)," ujar Bokar saat bercerita dengan tribunpekanbaru.com Jumat (4/6/2021).

Menurut Bokar, memang untuk jadwal keberangkatan dia dan istrinya sudah terjadwal sebelumnya pada 2020 silam.

Hanya saja karena Pandemi Covid-19 maka seluruh kegiatan haji dihentikan saat itu.

"Padahal sudah tinggal berangkat, kami pun sudah sempat buat acara syukuran kecil-kecilan potong kambing untuk berangkat,"ujar Bokar.

Menurut Bokar apapun keputusan dari Pemerintah harus dipatuhi, karena ia yakin itu semua sudah menjadi takdir dari sang pencipta yang sudah menggariskan agar tidak berangkat tahun ini juga.

"Allah sudah tahu niat kita yang ingin memenuhi panggilannya ke tanah suci, saya rasa niat kita itu sudah sampai. Meskipun nanti saya meninggal sebelum berangkat haji,"ujar Bokar.

Soal sedih atau tidaknya, tentu siapapun akan sedih menurut Bokar, karena ibadah haji merupakan ibadah suci yang tentunya bisa mengubah hidup seseorang setelah menjalani ibadah dalam Islam ke lima tersebut.

"Bayangkan setelah lama menunggu antrean, setelah dapat jadwal keberangkatan batal berangkat. Tapi kan itu bagian dari cara Allah menguji umatnya, makanya kita banyak sabar dan ikhlas saja," ujar Bokar.

Bokar yakin bila Tuhan sudah mentakdirkan berangkat, maka dirinya dan istri serta jemaah lainnya akan berangkat juga nantinya.

"Mau ribut mau polemik juga tidak ada gunanya, makanya kita serahkan semua pada Allah," ujar Bokar.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Ilyas Husti meminta kepada masyarakat Riau untuk banyak bersabar, dengan keputusan pemerintah tahun ini membatalkan keberangkatan jemaah haji.

"Pertama kita meminta usaha pemerintah untuk tetap melaksanakan ibadah haji. Pemerintah dalam hal ini menjalankan sedangkan penerima adalah Arab Saudi belum memberi izin," ujar Ilyas Husti kepada tribunpekanbaru.com Kamis (3/6/2021).

Bagaimana pemerintah juga menurut Ilyas Husti sudah menjelaskan kepada pemerintah Arab Saudi meyakinkan dan keterjaminan fasilitas serta keadaan jemaah.

"Ini kan yang diragukan jemaah kita tidak aman dari Covid. Pemerintah sudah mengupayakan itu namun Arab Saudi belum memberi izin,"ujar Ilyas Husti.

Dari keputusan yang ada ini, ia berharap kepada jemaah calon yang mendapat kuota agar sabar dan mentaati aturan yang ada.

"Keputusan ini yang terbaik mungkin Allah belum mengizinkan. Sikapi dengan bijak dan lapang dada,"ujar Ilyas Husti.

Menurut Ilyas Husti, mungkin ada dibalik rahasianya. Ia juga yakin Pelaksanaan Ibadah haji ini dilihat dari sisi kemampuan.

"Kemampuan bagi yang melaksanakan ibadah haji, kemampuan finansial, mampu menjaga keamanan baik di Indonesia maupun di tempat pelaksanaan ibadah haji. Dengan wabah pandemi ini kita was-was semua dan Arab Saudi juga dengan ketat. Jadi kehati-hatian ini harus disikapi dengan kemampuan,"jelas Ilyas Husti.

Tidak hanya itu Ilyas Husti, juga meminta masyarakat tidak perlu buat polemik karena ini ibadah dan ketentuan dari Allah sehingga harus terima kesabaran.

"Kita harapkan malaikat yang menggantikan dan melaksanakan haji kita, jangan terlalu bersedih ummat Islam dan jangan pesimis," jelas Ilyas Husti. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved