Breaking News:

Pelalawan Sudah Zona Oranye Tapi Penutupan Wisata dan Peniadaan Kegiatan Masih Diperpanjang,Kenapa?

Kabupaten Pelalawan sudah zona oranye Covid-19 tapi penutupan wisata dan peniadaan kegiatan masih diperpanjang, kenapa?

TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Pelalawan Sudah Zona Oranye Tapi Penutupan Wisata dan Peniadaan Kegiatan Masih Diperpanjang,Kenapa? Foto:Ruang Publik Kreatif (RPK) Pangkalan Kerinci yang merupakan wisata alternatif bagi masyarakat masih ditutup hingga 14 Juni 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kabupaten Pelalawan sudah zona oranye Covid-19 tapi penutupan wisata dan peniadaan kegiatan masih diperpanjang, kenapa?

Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait perpanjangan penutupan taman rekreasi serta peniadaan kegiatan pada gedung pertemuan selama 14 hari ke depan.

Meski Kabupaten Pelalawan telah keluar dari zona merah Covid-19 dan saat ini berada padaa zona oranye, Satgas tidak langsung memberikan kelonggaran kepada masyarakat.

Taman rekreasi, tempat wisata, serta lokasi hiburan umum yang berada pada zona merah dan zona orange masih dilarang beroperasi.

"Sesuai arahan dari rapat Satgas Covid-19, penutupan masih kita perpanjang sampai tanggal 14 Juni mendatang," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pelalawan, Andi Yuliandri kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (2/6/2021). .

"Jadi yang ada di zona merah dan orange, kita minta jangan beroperasi dulu,"imbuhnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Diskes) kecamatan yang masuk dalam zona orange yakni Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Ukui.

Alhasil pusat hiburan, taman rekreasi, dan tempat wisata di dua kecamatan ini dilarang buka.

Di antaranya Pantai Kuala Terusan, Ruang Publik Kreatif (RPK) Pangkalan Kerinci, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Ukui dan lokasi lainnya diminta untuk tetap ditutup.

Selain itu, lanjut Andi Yuliandri, kegiatan keramaian di dalam gedung pertemuan, hotel, maupun convention center yang melaksanakan acara melibatkan massa atau berpotensi menimbulkan kerumunan diminta tetap ditunda.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved