Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Tinjau Normalisasi Sungai Dumai untuk Atasi Permasalahan Banjir, Paisal: Sudah 5 KM

Saat melakukan peninjauan terlihat Paisal didampingi Plt Kadis PUPR Dumai, Zulkarnaen, dan Kabid SDA, Wan Riko, serta pejabat BWS Sumatra III

TRIBUNBUNPEKANBARU.COM, DUMAI-- Dalam mengatasi permasalahan banjir yang ada di kota Dumai, Pemerintah Kota (Pemko)  Dumai‎, melakukan Normalisasi Sungai Dumai, sepanjang 11 Kilo meter (Km), yang sudah di mulai sekitar Dua Bulan. 

Proses Normalisasi Sungai Dumai, sepanjang 11 KM ini menggunakan satu alat berat Excavator Amphibi yang dipinjamkan oleh wilayah sungai Sumatera III‎. 

Melihat progres Normalisasi Sungai Dumai, Walikota Dumai, Paisal bersama Kepala Balai wilayah sungai Sumatera III, Sahril langsung turun ke lapangan meninjau  pengerjaan Normalisasi Sungai Dumai, pada Jumat (4/6/2021). 

Saat melakukan peninjauan terlihat Paisal didampingi Plt Kadis PUPR Dumai, Zulkarnaen, dan Kabid SDA, Wan Riko, serta pejabat BWS Sumatra III. 

Disela sela peninjauan, Walikota Dumai, Paisal mengungkapkan, bahwa salah satu langkah dalam mencegah dan menanggulangi banjir yang ada di kota Dumai, yakni melakukan Normalisasi Sungai Dumai, sepanjang 11 KM serta pembangunan embung. 

Ia menambahkan, langkah-langkah ini sudah mulai dilakukan oleh Pemko Dumai, dan mendapat suport dari BWS Sumatera III, dengan dipinjamkanya satu alat berat Excavator Amphibi. 

"Peminjaman alat berat ini sangat bagus, dan kita mengucapkan terima kasih, karena kita mendapatkan pinjaman alat berat Excavator Amphibi‎ kerena Dumai, menjadi yang pertama di pinjamkan," katanya, kepada Tribunpekanbaru.com

Lebihlanjut dijelaskanya, bahwa progres Normalisasi Sungai Dumai, sepanjang 11 KM sudah terealisasi sepanjang 5 KM, dan dampaknya sudah bisa langsung dilihat. 

"Alhamdulliah ini langkah awal, saat Dumai dilanda banjir beberapa waktu lalu, yang biasanya merendam hingga 10 hari, banjir bisa teratasi dalam waktu 5 hari, semoga langkah Normalisasi ini bisa memberikan dampak yang signifikan dalam mengatasi banjir di Dumai," imbuhnya. 

Diakuinya, waktu Peminjaman satu alat berat Excavator Amphibi dari BWS adalah tiga bulan, dan saat ini sudah berjalan dua bulan, dan Ia berharap dalam waktu 1 bulan 11 KM normalisasi bisa selesai. 

Paisal menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi membuat Jamban di bibir Sungai, karena ini bisa menghambat aliran Sungai, dan yang terpenting, jangan buang sampah ke Sungai. 

Sementara, Kepala Balai wilayah sungai Sumatera III, Sahril mengungkapkan, bahwa Dumai merupakan daerah pertama yang mendapatkan pinjaman alat berat Excavator Amphibi. 

"Ini bentuk kerjasama kita dalam mengatasi permasalahan banjir, dan alat berat ini baru saja di datangkan dari pusat dan langsung kita pinjamkan ke Dumai," sebutnya. 

Sahril berharap, pemerintah kota bisa menjaga alat berat yang dipinjamkan, kerena ini demi kepentingan semuanya, dirinya yakin proses Normalisasi bisa berjalan baik. 

"Kita pinjamkan 3 bulan, jika nantinya belum selesai kita akan berkoordinasi lagi, apakah diperpanjang atau tidak," pungkasnya.

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved