Breaking News:

Klaim Ada Bukti Baru, Kejari Kuansing Usut Dugaan Suap Pengesahan APBD dan APBD P 2017

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing mulai mengusut dugaan suap pengesahan APBD dan APBD Perubahan 2017.

Net
Ilustrasi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing mulai mengusut dugaan suap pengesahan APBD dan APBD Perubahan 2017. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing mulai mengusut dugaan suap pengesahan APBD dan APBD Perubahan 2017.

Klaim Kejari, pihaknya juga menemukan bukti baru dalam kasus ini.

"Ada lagi bukti baru, STS (surat tanda setoran) setoran pengembalian rutin Setdakab tahun anggaran 2017 dan ini temuan baru penyidik," kata kepala Kejari Kuansing, Hadiman SH, MH pada Tribunpekanbaru.com, Minggu (6/6/2021).

Dugaan suap untuk anggota dewan dalam pengesahan APBD tersebut diduga aliran dana dari korupsi Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kuansing anggaran APBD 2017 atau makan minum dengan kerugian negara Rp 10,4 Miliar. Pengadilan Tipikor Pekanbaru sudah memutus perkara ini dimana lima terdakwa sedang menjalani hukuman penjara.

Mengusut dugaan suap APBD 2017 tersebut merupakan pengembangan kasus korupsi.

Terkait klaim bukti baru tersebut, STS atas nama siapa, Hadiman belum mau mengungkap. Ia memastikan akan mengungkapnya ke publik.

"Entar saya sampaikan setelah kami ekspos dulu di Kejati Riau untuk penetapan tersangka. Siapa itu, entar kami ungkap," katanya.

Hadiman mengatakan pihaknya akan memanggil seluruh anggota DPRD Kuansing saat pengesahan APBD murni 2017 dan dan APBD Perubahan 2017. Tentunya anggota DPRD Kuansing periode 2014 - 2019.

"Semua anggota DPRD akan kami panggil sebagai saksi untuk menelusuri apakah ada dana mengalir uang makan minum setdakab 2017," kata Hadiman.

Jika ada merima, lanjut Hadiman, penyidik akan menetapkan tersangka. Sebab itu merupakan uang negara dipergunakan seuai ketentuan.

Halaman
123
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved