Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pengelolaan Air Limbah di Pekanbaru Akan Dibuat Perda-nya, Ini Kata Pansus DPRD Pekanbaru

Kota Pekanbaru kini menjadi salah satu kota, yang menjadi pilot project, pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD).

b4networks.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kota Pekanbaru kini menjadi salah satu kota, yang menjadi pilot project, pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD).

Pekerjaan pembangunannya sudah berjalan, dan kini masuk tahun kedua pengerjaannya. Seharusnya pembangunan air limbah atau yang dikenal dengan IPAL ini, selesai pada akhir 2020 lalu.

Namun, karena sesuatu hal dan faktor lainnya, maka dilakukan addendum, sehingga pekerjaan bisa sampai akhir 2021 nanti.

Karena ini berkaitan dengan air limbah domestik, dan rumah tangga, Pemko Pekanbaru sudah mengusulkan kepada DPRD Pekanbaru, untuk dibuatkan Perda-nya.

Hal ini sebagai dasar pengelolaan ke depannya, sehingga diharapkan menjadi sumber PAD dari retribusi yang bakal dipungut, jika sudah tersambung.

Ketua Pansus Ranperda SPALD (Air Limbah) DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan menjelaskan, bahwa Pansus sudah melakukan studi banding, untuk menyingkronkan pembahasan ke Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR di Jakarta, serta ke Pemko Kota Bandung, pekan lalu.

"Jadi, ada sedikit perubahan dari judul Ranperda Pansus nya, yaitu Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) ini lebih spesifik. Sedangkan yang diajukan Pemko itu Ranperda Air Limbah, ini sifatnya umum," terang Nurul Ikhsan, Selasa (8/6/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Lebih lanjut disampaikannya, tujuan dari Ranperda ini, agar Pemko Pekanbaru mendapatkan bantuan dari pinjaman bank dunia, melalui kementerian, untuk pembangunan SPALD. "Tahun ini pembahasannya kita targetkan selesai," katanya.

Pembangunan SPALD ini sendiri sudah dibangun di Pekanbaru. Sesuai target, selesainya tahun 2021 ini. Fungsinya adalah saluran atau safety tang kotoran rumah tangga.

Pembangunnya sudah dilakukan di kecamatan Sukajadi, Limapuluh, Pekanbaru Kota, dan Tenayan Raya, sebagai jalur pembuangan akhirnyaakhirnya menuju sungai Siak.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved