Breaking News:

Gadis ABG Diobati di Kamar, Pacar Menunggu di Luar, Korban Sempat Menangis Saat Pelaku Main Jari

Seorang Gadis ABG menjadi korban pencabulan pengamen, saat itu Gadis ABG itu pura-pura diobati di kamar dan Pacar korban menunggu di luar

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Gadis ABG Diobati di Kamar, Pacar Menunggu di Luar, Korban Sempat Menangis Saat Pelaku Main Jari. Foto: Ilustrasi Gadis ABG 

"Sepulang dari rumah tersangka, korban cerita kepada pacarnya itu.

Lalu keesokan harinya lapor kepada kami," jelasnya.

Pelaku Mengaku Niat Menyembuhkan

Kasus Pencabulan di Kalsel yang terjadi di Pelaihari Tanahlaut diakui pelaku, MZ (29) Warga Jalan Sri Rezeki Desa Panggung RT 15, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

MZ yang kini ditahan di Mapolsek Pelaihari, tak menampik laporan yang disampaikan korban kepada polisi hingga pria yang dikenal dengan dewa bergitar itu ditangkap polisi.

Namun, menurutnya, itulah cara pengobatan yang dilakukan.

Niatnya, ingin membantu menyembuhkan.

Kepada wartawan seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di ruang Unit Reskrim Polsek Pelaihari, MZ mengaku memiliki kemampuan melihat/membaca aura seseorang.

"Dulu saya kan pernah koma. Mungkin dari itulah sehingga saya bisa melihat sesuatu pada diri orang lain," tuturnya.

Ia mengakui menjamah ke organ intim 'pasien'nya.

Jemari kanannya ia masukkan ke alat vital perempuan itu.

"Memang begitu cara penyembuhannya.

Tempat yang dikeluhkan, di situ yang harus saya sentuh.

Maaf, jadi kalau keluhannya di situ, ya maaf harus saya pegang," paparnya.

Namun ia menegaskan sebelumnya telah meminta izin kepada si 'pasien' (sebut saja Gadis ABG berinisial Melati) dan diizinkan.

"Bahkan dia sendiri yang membukakan bagian depan celananya," sebut MZ.

Ia juga mengaku menjamah bagian dada.

Namun bukan di payudara melainkan di bagian tengah dengan tujuan untuk mendeteksi detak jantung.

Dikatakannya, saat dirinya bertemu Gadis ABG berinisial Melati bersama si pacar, awalnya cuma ingin ngamen.

Namun ia melihat aura hitam (gelap) pada diri perempuan muda itu.

Dirinya lalu mengutarakan dua hal buruk yang pernah terjadi perempuan itu dan semuanya benar.

Karena itu dirinya kemudian menawarkan membantu untuk menyembuhkan menghilangkan aura gelap tersebut.

Ia menegaskan niatnya semata-mata hanya ingin membantu menyembuhkan.

Dirinya tak pernah merayu apalagi memaksa.

"Keinginan mereka saya sembuhkan pun atas keingan mereka sendiri juga," tegasnya.

Penangkapan MZ pada Minggu pagi kemarin menyedot perhatian para pengunjung taman, terutama warga yang sedang bersantai menikmati kuliner setempat.

Selama ini MZ yang dikenal dengan sebutan Dewa Bergitar memang hampir tiap hari ngamen di taman di tengah kota itu.

Hamil di Luar Nikah oleh Pacar, Gadis ABG Melahirkan di Toilet

Setelah hamil di luar nikah oleh Pacar , seorang Gadis ABG di Kalsel melahirkan di toilet, parahnya bayinya dibuang tanpa merasa berdosa.

Akibat perbuatan Gadis ABG tersebut, bayi yang dilahirkan hasil hubungan terlarang dengan Pacar itu ditemukan warga sudah tidak bernyawa dua hari kemudian.

Parahnya lagi, selama hamil 9 bulan, Gadis ABG tersebut menyembunyikannya dari keluarga, sehingga tidak ada yang tahu kalau ia sudah hamil di luar nikah oleh Pacar nya.

siswi SMA berinisial A (20 tahun) membuang bayi yang dilahirkanya di sungai di Desa Beringin Kencana RT 04, Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan.

A melahirkan bayi tersebut pada Sabtu (29/5/2021) lalu.

Kejadian tersebut baru terungkap dua hari kemudian.

A masih duduk di bangku sekolah kelas XII dan masih terbilang warga desa setempat.

A diamankan polisi pada 31 Mei lalu di kediamannya tanpa ada perlawanan dan mengakui atas semua perbuatannya.

Kapolres Barito Kuala, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kasat Reskrim Iptu Suparli bilang, usai penemuan jasad bayi malang di sungai, petugas cukup kesulitan mengungkap pelaku.

Sebab, saat ditemukan sangat minim petunjuk dan warga sekitar tidak ada yang mengetahui sedikit pun hal-hal yang mencurigakan sebelumnya.

"Saat lidik ke TKP kami peroleh info kecurigaan pada si A, bahwa sebelum penemuan mayat, perut A terlihat besar, namun usai penemuan terlihat mengecil," kata Iptu Suparli, Minggu (6/6/2021).

Dari data tersebut, pihak kepolisian mendalami informasi dengan menanyakan ke sejumlah saksi serta meminta petugas Puskesmas Tabunganen untuk mendampingi pemeriksaan.

Hasilnya, tersangka dalam masa nifas atau masa setelah melahirkan.

Dia mengakui kebenaran hasil dari pemeriksaan tersebut.

Dari pengakuan A, bayi laki-laki yang ia buang merupakan hasil dari hubungan di luar nikah dengan sang pacar yang tinggal di desa berbeda.

Selama sembilan bulan kandungan, A berusaha menyembunyikan kehamilannya dari keluarga, hingga pada Kamis 27 Mei ia melahirkan di jamban sungai depan rumahnya.

Usai melahirkan, A membiarkan bayinya begitu saja jatuh ke sungai tanpa berupaya menyelamatkan.

Bayi pun ditemukan mengapung dua hari kemudian tidak jauh dari jamban tersebut.

A pun saat ini diamankan di Polres Barito Kuala sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ia didakwa Tindak Pidana Penganiayaan terhadap anak sebagaimana dimaksud pasal 80 ayat 3 dan 4 jo pasal 76 c UU RI no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Dakwaan ini berdasar pada usia tersangka yang sudah terbilang dewasa.

Yakni 20 tahun sesuai dengan akta kelahiran.

Sedangkan pasangan A terbebas, karena tidak memenuhi unsur delik pidana.

Sebelumnya dikabarkan, bayi malang dengan jenis kelamin laki-laki tersebut mulanya ditemukan Rajak, petani yang melintas dengan perahu di sungai Beringin Kencana untuk menuju ke sawah.

Berita terkait Gadis ABG lainnya

Baca juga berita berjudul " Gadis ABG Diobati di Kamar, Pacar Menunggu di Luar, Korban Sempat Menangis Saat Pelaku Main Jari " Tribunpekanbaru.com di Babe dan Google News.

Sebagian isi artikel berjudul " Gadis ABG Diobati di Kamar, Pacar Menunggu di Luar, Korban Sempat Menangis Saat Pelaku Main Jari " ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Pencabulan di Kalsel : Ngaku Pegang Organ Vital, Pengamen Pelaihari Ini Bilang Niat Menyembuhkan, dan Pencabulan di Kalsel : Sebut Mampu Buang Aura Gelap, Begini Pengamen di Pelaihari Ini Cabuli Korban. ( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved