Breaking News:

GAPKI Riau Sayangkan Polemik Ujian SD Disusupi Kampanye Negatif Sawit

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Riau menyoroti polemik menyusul ditemukannya materi ujian salah satu sekolah dasar di Kabupaten

Istimewa
GAPKI Riau Sayangkan Polemik Ujian SD Disusupi Kampanye Negatif Sawit. Foto: Ketua GAPKI Riau Jatmiko 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Riau menyoroti polemik menyusul ditemukannya materi ujian salah satu sekolah dasar di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang diduga disusupi kampanye negatif kelapa sawit.

"Jika memang benar ada pertanyaan dalam naskah ujian yang mengandung sentimen negatif terhadap kelapa sawit, maka GAPKI Riau sangat menyayangkan hal ini.

Kami berharap pihak terkait bisa menindaklanjuti polemik tersebut sehingga jelas permasalahan sebenarnya dan kejadian serupa tidak terulang lagi," kata Ketua GAPKI Riau Jatmiko K Santosa di Pekanbaru, Rabu (9/5/2021).

Walau belum memperoleh dan melihat langsung naskah ujian yang mendapat sorotan tersebut, Jatmiko mengatakan bahwa kelapa sawit dan produk turunannya telah menjadi penyelamat ekonomi Indonesia di tengah badai pandemi Covid-19. 

Ia menjabarkan bahwa industri kelapa sawit tak terpengaruh pandemi bahkan menunjukkan peningkatan ekspor ke luar negeri dan menjadi penyumbang terbesar devisa negara.

Sepanjang 2020, ia menuturkan produk sawit mampu berkontribusi nilai ekspor mencapai USD21 miliar atau menyumbang 13,5 persen terhadap total ekspor nonmigas atau 12,86 persen dari total ekspor Indonesia.

Selain menjadi penyumbang devisa negara, industri kelapa sawit juga terbukti berkontribusi menuntaskan kemiskinan dengan menciptakan 16 juta lapangan pekerjaan baru di Tanah Air.

Untuk itu, Jatmiko yang juga Chief Executive Officer PTPN V tersebut menyayangkan jika kampanye negatif sawit juga terjadi dari dalam negeri dan menyentuh pendidikan dasar.

"Kita harus bersinergi dan menunjukkan hal positif dari sawit karena memang komoditas ini terbukti mampu mengangkat ekonomi masyarakat.

Kami dari GAPKI Riau juga akan mengadakan edukasi bagi stakeholders termasuk dunia pendidikan, semoga kedepan kita dapat bersama-sama menjaga sumber penyumbang devisa negara ini dari berbagai kampanye hitam," tuturnya. 

Halaman
12
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved