Breaking News:

Kasus Pungli Pengurusan Paspor di Imigrasi Pekanbaru, Polisi Limpahkan Berkas Tersangka

Polresta Pekanbaru, telah melimpahkan berkas perkara tersangka dalam dugaan kasus pungli pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Pekanbaru.

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Internet
Ilustrasi - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, telah melimpahkan berkas perkara tersangka dalam dugaan kasus pungli pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, telah melimpahkan berkas perkara tersangka dalam dugaan kasus pungli pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Pekanbaru.

Dua tersangka ini adalah oknum pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, masing-masing wanita berinisial KO selaku Ajudikator atau Supervisor, dan pria berinisial SA, selaku Analisis Keimigrasian.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasat Reskrim Kompol Juper Lumban Toruan, saat dikonfirmasi, membenarkan jika pihaknya sudah melimpahkan berkas tersangka ke kejaksaan, atau disebut juga proses tahap I.

"Sudah tahap I, tinggal menunggu petunjuk jaksa selanjutnya," kata Juper, Rabu (9/6/2021).

Ia menuturkan saat ini pihaknya tengah menunggu petunjuk dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Hal itu terkait dengan kelengkapan berkas perkara.

"Saat ini kita sedang menunggu petunjuk dari kejaksaan, apakah berkas itu sudah lengkap atau belum," ulasnya.

Untuk diketahui, dalam perkara ini, ada seorang tersangka lagi. Dia adalah Wandri Zaldi, Direktur PT Fadilah.

Namun dia sudah lebih dulu menjalani proses peradilan dan divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru Pekanbaru.

Berdasarkan isi dakwaan yang disusun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Pekanbaru yang dibacakan saat sidang terdakwa Wandri, tersangka KO dan SA disebut orang yang melakukan atau turut serta melakukan bersama-sama dengan terdakwa Wandri.

Tidak hanya itu, KO dan SA masing-masing dilakukan penuntutan dalam berkas perkara secara terpisah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved