Breaking News:

Kedepankan Inklusivitas, Pemerintah Kolaborasi dengan PT untuk Presidensi G20 Indonesia 2022

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Koordinator Bidang Sherpa Track G20 melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja dengan UI dan UPH

istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Guna mendukung persiapan dan pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Koordinator Bidang Sherpa Track G20 melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pelita Harapan (UPH).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Bidang Sherpa Track Presidensi G20 Indonesia menuturkan bahwa kolaborasi dengan komunitas pendidikan merupakan langkah inklusif dari Pemerintah untuk menyertakan setiap komponen bangsa dalam mendukung prioritas G20 di bawah Presidensi Indonesia tahun depan.

“Perguruan tinggi, dalam hal ini UI dan UPH, akan mengisi ruang diskusi dan kontribusi intelektual untuk penajaman substansi yang akan dibawa oleh Indonesia pada G20 tahun depan,” ujar Menko Airlangga, di Jakarta, Senin (7/6).

PKS tersebut ditandatangani oleh Staf Ahli Menko Perekonomian Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam (SDA) Kemenko Perekonomian yang sekaligus Co-Sherpa G20 Indonesia Raden Edi Prio Pambudi, Rektor UI Ari Kuncoro, dan Rektor UPH Jonathan L. Parapak.

Selain disaksikan oleh Menko Perekonomian, proses penandatanganan ini juga dihadiri oleh Co-Sherpa G20 Indonesia Staf Khusus Menlu Bidang Penguatan Program-Program Prioritas Dr. Dian Triansyah Djani, Ketua Majelis Wali Amanat UI Saleh Husin, jajaran Eselon I Kemenko Perekonomian, serta perwakilan dari UI dan UPH.

Kerja sama ini antara lain meliputi pendirian pusat studi/riset/kajian kerja sama ekonomi internasional, penyediaan pakar dalam pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia, antara lain dalam kegiatan penelitian, seminar, kuliah umum, hingga pelaksanaan program magang (sebanyak 18 orang mahasiswa yang terdiri dari 14 mahasiswa UPH, 2 mahasiswa UI, dan 2 mahasiswa Universitas Binus) di kantor Sekretariat Sherpa G20 Indonesia.

Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat melalui civitas akademika terhadap gelaran G20 di Indonesia.

“Melalui program ini, Pemerintah akan memaksimalkan momentum Presidensi G20 Indonesia untuk mendorong integrasi kampus nasional dalam kemitraan global melalui study/research center untuk isu G20. Kita harap inisiatif ini dapat menjadi yang pertama di Asia Tenggara,” ungkap Menko Airlangga.

Kerja sama antara Kemenko Perekonomian dan UI meliputi bidang riset dan inovasi, serta akademik dan kemahasiswaan.

UI akan mendirikan Pusat Kajian Kerja Sama Ekonomi Internasional, kemudian melibatkan pakar dari berbagai disiplin ilmu dalam penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia, serta menyediakan fasilitas dan dukungan untuk aktivitas penelitian, program magang dan mentorship.

Halaman
12
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved