Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi IV DPRD Pekanbaru: Juni Harus Action Kegiatan Pembangunan di Pekanbaru, TB Harus Selesai

Komisi IV DPRD Pekanbaru sudah menggelar rapat dengar pendapat (hearing), dengan beberapa OPD kemarin.

Istimewa
FOTO ILUSTRASI - Suasana hearing Komisi IV DPRD Pekanbaru, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi IV DPRD Pekanbaru sudah menggelar rapat dengar pendapat (hearing), dengan beberapa OPD kemarin.

Rapat difokuskan terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan, di Kota Pekanbaru.

Sebab, hingga pekan kedua Bulan Juni ini, belum ada satu pun kegiatan pembangunan berjalan.

Padahal, APBD 2021 sudah disahkan sejak November 2020 kemarin.

"Ada beberapa OPD yang kita undang kemarin. Seperti PUPR, Perkim, BPKAD dan Dinas Pertahanan. Kita sudah sampaikan semuanya," tegas Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST, Rabu (9/6/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Komisi IV DPRD Pekanbaru meminta, agar semua kegiatan tahun ini, sudah bisa action pada Juni ini.

Sebab, tidak ada hal yang paling urgent, yang ditunggu untuk melaksanakan kegiatan.

Seperti halnya pembangunan jalan (semenisasi), pembangunan drainase, perbaikan jalan berlubang, hingga action penanganan titik banjir.

Untuk penanganan banjir ini, tinggal disingkronkan saja dengan masterplan penanganan banjir.

"Lakukan lelang segera, jangan menunggu waktu. Karena masyarakat juga menanti pembangunan itu. Apalagi pembangunan ini sangat menyentuh kebutuhan masyarakat itu sendiri," tegasnya.

Lebih dari itu, sebut Politisi senior Partai Demokrat ini, untuk pembayaran kegiatan tunda bayar (TB) tahun lalu, harus selesai direalisasikan tahun 2021 ini.

Sehingga nanti, utang Pemko tidak menumpuk.

"Refocusing anggaran untuk Covid-19 tahun ini memang ada. Tapi TB harus dibayar, jangan nanti tunda bayar tidak dibayarkan, kontrak yang baru jalan. Hal ini bisa menimbulkan persoalan baru nantinya," papar Sigit mengingatkan.

Sementara itu, masih kata Sigit, hasil hearing dengan Dinas Pertanahan, terkait kegiatan pengadaan tanah/lahan TPA, TPU, dan lahan waduk Tenayan Raya, serta pembebasan lahan di Parit Indah.

"Sudah hampir triwulan kedua akhir, belum terlaksana, karena terkendala SIPD yang cukup ribet, ini jadi perhatian," jelasnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved