Breaking News:

Penyiksaan Anak di Riau oleh Paman dan Tante, Bocah Dibawa ke Psikolog, Kakaknya Tewas Mengenaskan

Bocah 11 thun korban kasus penyiksaan anak di Riau yang dilakukan oleh paman dan tante korban dibawa ke Psikolog.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Istimewa
Bocah korban kasus penyiksaan anak di Riau yang dilakukan oleh paman dan tante korban dibawa ke Psikolog. Seperti diketahui kakaknya yang juga disiksa, tewas mengenaskan di tangan paman dan tante korban. 

Korban AL sendiri dipukul terduga pelaku DL menggubakan fyber sehingga mengakami patah tulang hidung.

Sehari sebelum korban ML meninggal, terduga pelaku DL memotong jari tangan korban dan menyuruh korban tidur di luar pondok.

Keesokan harinya, korban diduga tidak sadarkan diri, namum masih bernafas.

Kemudian kedua pelaku memasukkan korban kedalam karung dan menguburnya di belakang pondok dengan jarak kurang lebih 150 meter dalam keadaan masih hidup (bernafas).

Dikarenakan lubang galian kubur kecil kurang tebih 100 cm x 50 cm sehinggi korban ML dikuburkan secara paksa dengan cara menginjak-injak agar tubuh korban muat di dalam lobang tersebut.

Apa motif bibi/tante dan paman di Kuansing tega membunuh ponakannya dengan sadis?

Ternyata ada motif balas dendam.

Selasa siang (8/6/2021), Polres Kuansing merilis pengungkapan kasus kekerasan yang mengakibatkam kehilangan nyawa.

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK, MM didampingi Kasat Reskrim AKP Boy Marudut SH serta jajaran Polres Kuansing lainnya yang merilis secara langsung.

Adalah ML, perempuan, 13 tahun, korban yang meninggal dunia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved