Breaking News:

Penyiksaan Anak di Riau oleh Paman dan Tante, Bocah Dibawa ke Psikolog, Kakaknya Tewas Mengenaskan

Bocah 11 thun korban kasus penyiksaan anak di Riau yang dilakukan oleh paman dan tante korban dibawa ke Psikolog.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Istimewa
Bocah korban kasus penyiksaan anak di Riau yang dilakukan oleh paman dan tante korban dibawa ke Psikolog. Seperti diketahui kakaknya yang juga disiksa, tewas mengenaskan di tangan paman dan tante korban. 

Ia meninggal akibat kekeran yang berulang-ulang.

Kekerasan berulang-ulang sendiri dialami adik korban, yakni AL, perempuan, 11 tahun.

Ia mengalami luka berat, patah tulang hidung dan banyak bekas luka ditubuhnya.

ML dan AL sendiri merupakan kakak adik.

Dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan ML ini yakni DL, 27 tahun dan BNZ, 27 tahun.

BNZ sendiri merupakan suami DL yang baru.

Hubungan ML dan AL dengan DL dan BNZ yakni bibi/tante dan paman.

Ternyata, pembunuhan sadis pada ML ada unsur balas dendam.

Ada kaitannya dengan pembunuhan sadis suami DL sebelumnya yakni IH, yang terjadi pada Desember 2018 lalu.

"Berdasarkan keterangan pelaku DL, perbuatan kekerasan tersebut dilakukan didasari motif ada unsur dendam terhadap orang tua korban," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK MM pada Tribunpekanbaru.com, Selasa (8/6/2021).

Saat ini, orangtua korban, BL, sedang menjalani hukuman penjara.

Ia divonis seumur hidup awal Oktober 2019 lalu oleh Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.

Nah, setelah ayah korban divonis, kedua korban pun diasuh DL yang merupakan bibinya.

Ibu dari kedua korban sendiri sudah lama meninggal.

Ternyata DL masih menyimpan dendam pada orangtua korban.

Sehingga DL bersama suami barunya terus menyiksa korban sampai korban ML meninggal dunia dengan sadis. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Berita Kuansing lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved