Breaking News:

Video Berita

VIDEO Polres Kuansing Bakar Alat Dompeng Emas Ilegal, Sempat Heboh di Medsos

Petugas pun membakar dan merusak alat dompeng yang ditemukan dilokasi. Seperti alat rakit dan lainnya.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Senin (31/5/2021) lalu, jajaran Polres Kuansing mekakukan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar.

Sejumlah alat untuk domoeng emas yang ada dilokasi itu dibakar petugas.

Penertiban di desa tersebut dikakukan tim gabungan. Terdiri dari Satuan Samapta Polres Kuansing serta Polsek Kuantan Mudik.

"Berhasil menertibkan 10 (sepuluh) unit rakit PETI di desa tersebut," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM melalui Kasubbaghumas Polres Kuansing AKP Tapip Usman, SH pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (2/6/2021).

Namun sayang, petugas belum berhasil menyeret pelakunya. Sebab saat petugas datang ke lokasi, pemilik berhasil kabur.

"Ditinggal oleh pemiliknya yang melarikan diri saat petugas datang," katanya.

Petugas pun membakar dan merusak alat dompeng yang ditemukan dilokasi. Seperti alat rakit dan lainnya.

Februari 2021 lalu, PETI di Desa Petapahan ini membuat heboh. Sebab infotmasinya viral di media sosial seperti Facebook.

Jagat media sosial facebook dihebohkan dengan informasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kuansing. Heboh karena dinarasikan PETI menggunakan alat berat.

Adalah akun bernama Sekitar Kuansing yang memposting soal aktifitas PETI dengan menggunakan akat berat.

Isi narasinya yakni "Tak habis-habisnya..!! Ternyata di Kuansing ada aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) dengan partai besar,, dengan menggunakan alat berat. Yang kecil di babat yang partai besar juga harus di libas juga dong pak".

"Sebelumnya belum pernah lihat yang pakai alat berat. Luar Biasa. Kabarnya Lokasi di desa Petapahan kecamatan Gunung".

AKP Tapip Usman, SH mengatakan Polres Kuansing secara berkelanjutan akan terus melakukan penertiban PETI. Sehingga Kuansing bebas dari PETI. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved