Breaking News:

Disiksa, Lihat Kakak Dihajar hingga Dijemput Maut, Anak Korban Kekerasan Kuansing Dibawa ke Psikolog

Disiksa, lihat sang kakak dihajar hingga dijemput maut, anak 11 tahun korban kekerasan di Kuansing dibawa ke psikolog, untuk apa?

Kompas.com/ERICSSEN
Disiksa, Lihat Kakak Dihajar hingga Dijemput Maut, Anak Korban Kekerasan Kuansing Dibawa ke Psikolog. Foto:Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Disiksa, lihat sang kakak dihajar hingga dijemput maut, anak 11 tahun korban kekerasan di Kuansing dibawa ke psikolog, untuk apa?

Jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) Riau membawa AL, 11 tahun, korban kekerasan bibi dan pamannya ke psikolog di Kota Pekanbaru.

Tujuannya untuk mengetahui kondisi psikologis si korban yang sudah cukup lama mendapat dera dan siksaan baik secara fisik maupun mental.

Gadis cilik berusia 11 tahun itu juga menjadi saksi penganiaayaan yang juga diterima sang kakak berinisial ML hingga meregang nyawa dengan cara mengenaskan, dimasukkan dalam karung dan dikubur hidup-hidup.

"Yang adiknya itu (AL) sekarang kita bawa ke psikolog di Pekanbaru. UIR," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK, MM melalui Kasat Reskrim Boy Marudut SH, Rabu (9/6/2021) kepada Tribunpekanbaru.com .

Entah apa yang berkecamuk di benak gadis cilik itu saat mengalami penyiksaan keji dari bibinya berinisial DL 27 tahun dan suami baru snag bibi, BNZ, 27 tahun.

Kedua anak perempuan itu harus rela diasuh dan menerima kekerasan bertubi-tubi setelah ayahnya dipenjara, sedangkan sang ibu sudah lama meninggal dunia.

Keluarga terdekat mereka hanya sang bibi.

Penyiksaan yang dialami kedua korban terjadi sejak tahun 2019 lalu.

Akibat penyiksaan terus menerus tersebut, akhir 2019 lalu, akhirnya sang kakak berinisial ML meninggal dunia.

Halaman
1234
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved