Breaking News:

Penarikan Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 di Pekanbaru Bukan karena Dugaan Penyalahgunaan

Adanya penarikan sementara vaksin Covid-19 di seluruh rumah sakit Kota Pekanbaru disebabkan data yang tidak sesuai.

MLADEN ANTONOV / AFP
FOTO ILUSTRASI - Vaksin Covid-19. Adanya penarikan sementara vaksin Covid-19 di seluruh rumah sakit Kota Pekanbaru disebabkan data yang tidak sesuai. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Adanya penarikan sementara vaksin Covid-19 di seluruh rumah sakit Kota Pekanbaru disebabkan data yang tidak sesuai antara jumlah penerima dengan jumlah pasokan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra menegaskan bahwa penarikan vaksin ini tidak ada hubungan dengan dugaan penyalahgunaan vaksin di layanan kesehatan.  Ia menyebut bahwa sampai saat ini pihaknya belum mendapati dugaan tersebut

"Sampai saat ini belum ada kita mengarah kesana, kita belum temukan dugaan itu," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Dinkes Pekanbaru Tarik Seluruh Vaksin Covid-19 dari 28 Rumah Sakit, Ada Apa?

Menurutnya, tim percepatan vaksinasi di Kota Pekanbaru tetap melakukan pengawasan. Ia menyebut bahwa rangkaian vaksinasi yang sudah dilakukan pemerintah kota.

Proses vaksinasi Covid-19 sudah berlangsung sejak 14 Januari 2021 silam. Ia menegaskan bahwa untuk vaksinasi bagi masyarakat tidak dipungut bayaran.

Arnaldo menyebut vaksin Covid-19 berbayar yakni vaksin gotong-royong. Penyaluran vaksin ini melalui Biofarma.

Fasilitas layanan kesehatan khusus vaksin gotong-royong juga sudah ditunjuk.

Vaksin ini bagi karyawan perusahaan padat karya.

Dirinya menyebut bahwa jenis vaksinya sama.

Namun mekanisme penyaluran vaksin berbeda.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved