Breaking News:

Catat, Ini Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru Tingkat SMP dan SD di Pelalawan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan Riau telah menetapkan jadwal PPDB tahun 2021 untuk tingkat SMP dan SD.

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Pelalawan, Martias M.Pd,l 

TRIBUNPEKANBARU COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan Riau telah menetapkan jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD).

Tahapan PPDB telah disampaikan kepada seluruh sekolah SD dan SMP yang ada di Pelalawan yang merupakan unit pendidikan yang berada di bawah naungan Pemda.

Jadwal dan sistem penerimaan murid baru akan diumumkan untuk diketahui masyarakat, khususnya pada orangtua siswa yang anak tamat SD hendak melanjutkan ke SMP dan yang lulus dari Taman Kanak-kanak (TK) akan melanjut ke SD.

"Proses penerimaan siswa baru akan dimulai dua pekan lagi. Sistemnya masih tetap seperti tahun lalu, akibat pandemi Covid-19," terang Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Pelalawan, Martias M.Pd, kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (11/06/2021).

Martias merincikan, PPDB untuk tingkat SD dimulai pada tanggal 28 sampai 30 Juni mendatang, masa pendaftaran dan penyerahan berkas.

Pihak sekolah juga melakukan verifikasi dan validasi data calon siswa selama tiga hari itu. Kemudian pengumuman disampaikan pada 1 Juli dan dilanjutkan dengan pendaftaran ulang tanggal 2 dan 3 Juli mendatang.

Kemudian untuk tingkat SMP masa pendaftaran dimulai lebih awal mulai tanggal 21 sampai 24 Juni. Selanjutnya proses verifikasi dan validasi data pada 25 sampai 26 Juni.

Pengumuman dijadwalkan 28 Juni yang dilanjutkan dengan daftar ulang hingga 30 Juni.

Jalur penerimaan siswa baru terdiri dari empat jenis yakni jalur prestasi bagi siswa yang memiliki nilai yang bagus dan berprestasi. Kemudian jalur zonasi yang ditetapkan berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah terdekat.

Selanjutnya jalur afirmasi yaitu siswa yang kurang mampu secara ekonomi. Terakhir jalur perpindahan orangtua atau wali dari suatu daerah ke daerah lain akibat pekerjaan.

"Porsi yang lebih besar berada pada jalur zonasi. Pembagiannya sudah jelas. Jadi calon siswa akan mengisi sekolah yang lebih dekat dengan rumahnya. Untuk pemerataan," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved