Breaking News:

Bahasa Gaul

Diucapkan Setiap Hari, Ini Arti OK dan Asal Mula Kata OK, Ternyata Sudah Jadi Bahasa Gaul Sejak 1839

Meski sudah menjadi bahasa sehari-hari, tak semua orang mengetahui asal mula atau arti kata "OK" yang sesungguhnya.

Kolase TribunMadura.com (Sumber: blog.avira.com dan emojiisland)
Arti dan asal usul kata OK dalam bahasa gaul 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dalam percakapan sehari-hari kita sering mendengar orang mengucapkan kata 'OK'.

Bahkan kita sendiri juga sering mengucapkannya.

Iya, "OK" bisa menjadi kata yang hampir setiap hari diucapkan banyak orang untuk menyatakan persetujuan.

Meski sudah menjadi bahasa sehari-hari, tak semua orang mengetahui asal mula atau arti kata "OK" yang sesungguhnya.

Melansir laman platform edukasi Zenius Education, sebagian besar sejarawan setuju kalau kata OK adalah singkatan dari "oll korrect", bentuk kesalahan ejaan yang disengaja untuk "all correct".

Itulah mengapa, kata OK sering dipakai untuk menyatakan persetujuan atau untuk mengekspresikan kalau semua baik-baik saja.

Baca juga: Arti Bahasa Gaul, Ini Arti Ngokhey yang Sering Dipakai Para Kawula Muda

Kata OK pertama kali muncul di Boston sekitar tahun 1830-an. Saat itu, penggunaan singkatan dari kesalahan ejaan yang disengaja cukup populer digunakan dalam percakapan sehari-hari atau menjadi bahasa gaul pada saat itu, sebagai contoh:

KY untuk "Know Yuse" atau "No Use"
NC untuk "Nuff Ced" atau "Enough Said"
OW untuk "Oll Wright" atau "All Right"

Tren yang awalnya muncul di Boston ini jadi menyebar ke seluruh Amerika setelah salah seorang editor Boston Morning Post bernama Charles Gordon Greene, memasukkan singkatan OK di dalam tulisannya yang terbit pada 23 Maret 1839.

Setelah itu, kata OK juga digunakan oleh Martin van Buren yang merupakan seorang politikus asal Kinderkook, New York, pada masa kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 1840.

Baca juga: Cek Arti Membagongkan dalam Bahasa Gaul, Wajib Tahu Biar Nggak Bingung

Saat itu ia ingin menyampaikan pesan bahwa "Old Kinderkook" adalah "Oll Korrect".

Sejak penemuan telegraf pada 1844, "OK" resmi digunakan operator telegraf sebagai tanda bahwa pesan sudah diterima.

Kata OK terus digunakan karena dianggap mudah diucapkan dan cepat dipahami.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: M Iqbal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved