Breaking News:

Satpol PP Siak Bakal Denda Warung Rp 50 Juta, Jika Masih Berani Langgar Aturan Prokes

Satpol PP Siak akan mengenakan denda sebesar Rp 50 juta kepada pemilik atau pengelola warung jika masih berani buka di atas pukul 21.00 WIB.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Sesri
Pemkab Siak
Bupati Siak Alfedri berbicara dengan pengelola kafe yang ada di Kandis, saat razia Prokes Selasa (1/6/2021) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Sejak aktivitas warga dibatasi sampai pukul 21.00 WIB, banyak guyonan masyarakat di kota Siak.

Ada yang menyebut ibarat kota Zombie karena sepinya jalanan dan warung-warung tutup.

Petugas Satol PP di kota itu terus melakukan patroli dan bahkan memberikan pernyataan tegas.

Pihaknya akan mengenakan denda sebesar Rp 50 juta kepada pemilik atau pengelola warung jika masih berani buka di atas pukul 21.00 WIB.

“Denda bukan hanya buat pemilik warung. Jika ada orang yang melanggar Prokes akan didenda bisa sampai Rp 200 ribu. Nanti sidang ditempat tergantung putusan hakim,” kata Kepala Satpol
PP Siak Kaharuddin, Kamis (10/6/2021).

Ia menerangkan, jika pemilik warung tidak mau didenda Rp 50 juta dan masyarakat tidak mau didenda Rp 200 ribu konsekwensinya harus mematuhi aturan dan Prokes.

“Dasar hukumnya sudah ada, Perda Covid-19 ini sudah dipahami oleh masyarakat. Dari pengalaman kita sejak aturan ini berlaku tingkat kepatuhan masyarakat cukup tinggi,” kata dia.

Menurut dia, pelaku usaha di Siak juga sudah sangat patuh terhadap kebijakan itu. Sebab pihaknya telah melakukan sosialiasi sebelumnya serta memberikn salinan surat edaran Bupati Siak.

“Masyarakat juga sudah paham dengan Perda tentang Penanggulangan Covid-19 dan Penyakit Menular Nomor 4 Tahun 2020,” ulas Kahar.

Ia menerangkan, di wilayah Kota Siak, sebanyak 10 personil Satpol PP melakukan patroli setiap
malam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved