Breaking News:

Tak Terima Suami Pertamanya Dibunuh, Tente Habisi Nyawa Keponakan Sendiri, Satu orang Patah-patah

Pembunuhan sadis dilakukan oleh seorang tente terhadap keponakannya sendiri, dilakukan lantaran orangtua dari anak itu telah membunuh suami si tante

TRIBUNPEKANBARU/PALTI SIAHAAN
Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM pimpin konferensi pers terkait pembunuhan terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun, Selasa (8/6/2021). Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pembunuhan sadis dilakukan oleh seorang tente terhadap keponakannya, yang tak lain anak dari kakaknya.

Hal ini lantaran si tante tak terima, karena orangtua dari keponakannya itu telah membunuh suami pertamanya. Begini ceritanya.

Berlatarbelakang pelampiasan dendam adik kepada sang kakak yang telah membunuh suami pertamanya, DL seorang wanita di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, membunuh keponakan sendiri dengan sadis.

DL (27 tahun) dibantu oleh suami keduanya BNZ (27 tahun) menyiksa dua keponakannya yang merupakan anak dari BL, kakak DL.

BL adalah pembunuh IH, suami pertama DL dan kini BL sedang menjalani masa hukuman di penjara.

Karena istrinya telah meninggal dan saudara BL hanya DL, maka dua anaknya akhirnya dititipkan dan dirawat oleh DL.

Dua anak tersebut adalah ML (13 tahun) dan AL (11 tahun)

Bukannya dirawat dengan baik, DL malah melampiaskan dendam kesumat terhadap pembunuhan sang suami yang terjadi pasa 2018 silam.

Keduanya menjadi obyek kekejaman sang bibi dan suami keduanya.

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK, MM melalui Kasat Reskrim Boy Marudut SH, Rabu (9/6/2021) kepada Tribunpekanbaru.com perilaku biadab sang bibi terjadi sejak 2019.

Halaman
1234
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved