Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Seluruh THL Pemprov Riau Diikutsertakan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

"Inilah bukti keseriusan Pemprov Riau dalam melindungi THL terhadap resiko sosial yang bisa saja terjadi di kemudian hari," ujarnya.

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution menegaskan, Pemprov Riau mendukung penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan yang sudah menjadi salah satu tanggungjawab negara untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Khususnya masyarakat pekerja di Provinsi Riau.

Sebagai bentuk dukungan Pemprov Riau terhadap perlindungan pekerja di lingkungan Pemprov Riau, telah diterbitkan Pergub nomor 5 tahun 2017 tentang perlindungan tenaga kerja, melalui BPJS Ketenakerjaan di Riau.

"Dengan adanya Pergub ini, maka Pemprov Riau memastikan tenaga kerja yang ada di Riau, baik di sektor formal maupun in formal, termasuk pegawai non ASN atau THL yang ada di lingkungan Pemprov Riau, itu semua sudah terlindungi dari resiko sosial," kata Wagubri Edi Natar saat penyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemprov Riau serta penyerahan santunan kepada ahli waris dan peserta BPJS ketenagakerjaan, Jumat (11/6/2021).

Guna mendukung program jaminan sosial tersebut, Wagubri mengungkapkan, seluruh THL yang ada di lingkungan Pemprov Riau sudah diikut sertakan dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

"Inilah bukti keseriusan Pemprov Riau dalam melindungi THL terhadap resiko sosial yang bisa saja terjadi di kemudian hari," ujarnya.

Wagubri berharap dengan sudah diikutsertakanya seluruh THL Pemprov Riau menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, para THL ini sudah diberikan perlindungan. Sehingga saat bekerja, mereka merasa aman.

"Tentu ini juga akan berdampak pada produktifitas dan prestasi kerja yang akan semakin membaik,"katanya.

Edi mengungkapkan, hingga saat ini jumlah hingga saat ini sebanyak 511.694 tenaga penerima upah di Riau sudah ikut serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan untuk tenaga kerja bukan penerima upah sebanyak 83.646 tenaga kerja.

Sementara Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan RI, Zainuddin mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh Pemprov Riau dengan mengikutsertakan para THL sebagai anggota BPJS ketenakerjaan adalah contoh yang baik. Pihaknya berharap pemerintah daerah lainya, termasuk kabupaten kota bisa melakukan hal yang sama.

"Ini merupakan salah satu komitmen yang diwujudkan dengan aksi nyata. Jadi Pemprov Riau bukan hanya mengimbau perusahaan saja untuk melindungi tenaga kerjanya, tapi Pemprov Riau sudah memulainya dengan mengikut sertakan para THL dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, ini contoh yang baik," katanya.

Pihaknya berharap apa yang dilakukan oleh Pemprov Riau ini bisa menjadi motivasi bagi Pemda yang lain untuk mengikutsertakan para THL menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

"Karena manfaatnya kan luar biasa, kita punya lima program, itu lengkap semua perlindungannya, jadi segera ikut dan hubungi kantor ketenagakerjaan atau website kami untuk informasi pendaftarnya," katanya. (Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved