Breaking News:

Melawan Saat Akan Dirudapaksa, Pemuda 19 Tahun di Inhil Riau Tusuk Bibinya hingga Tewas

Tidak sempat melancarkan aksi untuk menyalurkan hasratnya, pelaku akhirnya menghabisi nyawa sang bibi dengan menggunakan senjata tajam

Editor: Sesri
istimewa
Jenazah korban saat disemayamkan di gubuknya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BATANG TUAKA – Tak bisa menyalurkan nafsu birahinya, pemuda tanggung berinisial HS warga Inhil Riau menikam bibinya hingga tewas.

Pemuda tanggung ini gelap mata setelah aksi tak senonohnya keburu diketahui sang bibi yang mencoba melakukan perlawanan.

Peristiwa naas ini terjadi di rumah korban, Parit Minang, Desa Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil, Kamis (10/6/21) sekitar pukul 01.30 WIB.

Tindakan bejat itu diduga berawal dari pengaruh minuman keras (Miras) yang dikonsumsi oleh HS.

Ia mencoba merudapaksa bibi kandungnya sendiri berinisial Y (40).

Tidak sempat melancarkan aksi untuk menyalurkan hasratnya, pelaku akhirnya menghabisi nyawa sang bibi dengan menggunakan senjata tajam (Sajam).

Pemuda 19 tahun yang juga warga Desa Kuala Sebatu ini berkali – kali menusukkan Sajam ke bagian tubuh Y hingga akhirnya korban meninggal dunia.

Baca juga: Modusnya Meramal Masa Depan, Pengamen Ini Bikin Wanita Menangis di Kamar, Termakan Rayuan Berobat

Baca juga: Cara Pelaku Bakar Tubuh Driver Ojol Dilihat dari Youtube, Pakai Daun Kering, Saya lihat di Youtube

Korban menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan menuju Puskesmas Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh Unit Opsnal kurang dari 24 jam setelah kejadian atau tepatnya sekira pukul 15.30 WIB saat sedang berada di Parit Rumbia Desa Gemilang Kecamatan Batang Tuaka, Inhil.

Pelaku HS diamankan Mapolres Inhil.
Pelaku HS diamankan Mapolres Inhil. (istimewa)

“Salah satu saudara kandung korban melaporkan peristiwa ini. Pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti,” ujar Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Paur Humas Ipda Esra, Jum’at (11/6/21).

Ipda Esra menuturkan, akibat perbuatannya pelaku dikenakan pasal 354 ayat(2) Jo pasal 338 KUH.Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Saat ini sedang diperiksa secara intensif oleh Satreskrim Polres Inhil. Sementara jenazah korban dibawa ke rumah orang tuanya untuk dikebumikan,” pungkas Ipda Esra.

( Tribunpekanbaru.com /T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved