Breaking News:

Bocah Korban Kekerasan Tante dan Paman Dapat Kunjungan dari Istri Bupati Kuansing

Bocah korban kekerasan tante dan paman mendapat kunjungan dari Istri Bupati Kuansing.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Ist
Ketua tim TP PKK Kuansing Wella Mayangsari Andi Putra (kiri) bersama pengurus lainnya kala mengunjungi AL, korban penyiksaan oleh tante dan pamannya sendiri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Bocah korban kekerasan tante dan paman mendapat kunjungan dari Istri Bupati Kuansing.

AL (11), korban penyiksaan DL, wanita 27 tahun dan BNZ, pria 27 tahun - yang merupakan tante dan pamannya - dapat kunjungan dari Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kuansing, Sabtu (12/6/2021).

TP PKK Kuansing langsung dipimpin sang ketua yang merupakan istri bupati, Wella Mayangsari Andi Putra.

Pertemuan dilakukan di Pekanbaru. Saat ini AL ditempatkan panti asuhan. Ia juga menjalani konseling ke psikologis.

"Kita prihatin dan iba atas kejadian yang menimpa AL dan kakaknya ML," kata Wella Mayangsari Andi Putra pada Tribunpekanbaru.com, Minggu (13/6/2021).

Kedatangan pihaknya untuk menghibur bocah malang tersebut. Memberi motivasi sehingga sang anak bisa kembali bersemangat dalam menjalani hari-hari kedepan.

Selain memberikan persediaan makanan dan pakaian, TP PPK Kuansing juga memberi hadiah berupa sepeda.

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM melalui Kasat Reskrim AKP Boy Marudut SH mengatakan mengetahui kunjungan tim TP PKK Kuansing tersebut. Kunjungan tersebut sudah mendapat persetujuan dari penyidik.

"Sudah dapat persetujuan," kata Kasat Reskrim AKP Boy Marudut SH pada Tribunpekanbaru.com, Minggu (13/6/2021).

AL sendiri merupakan saksi penyiksaan yang dilakukan DL dan BNZ. Korbannya, AL bersama kakaknya ML, perempuan 13 tahun yang sudah meninggal akibat penyiksaan yang diterima.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved