Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pekanbaru Urus Administrasi Pakai Surat Vaksin, DPRD Pekanbaru: Siapa yang Bertanggung Jawab?

DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH, tak habis pikir, kenapa Pemko Pekanbaru memberlakukan sertifikasi vaksin Covid-19 untuk mengurus administrasi

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Bus Vaksinasi Covid-19 Keliling di Pekanbaru saat melayani warga yang akan divaksin, Kamis (3/6/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Politisi gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH, tak habis pikir, kenapa Pemko Pekanbaru dan beberapa jajaran Hingga kini, tetap ngotot memberlakukan, untuk mengurus administrasi, masyarakat harus menyertakan sertifikasi vaksin Covid-19.

Padahal, tidak ada hubungannya sama sekali, antara vaksin dengan surat menyurat.

Lagi pula, apakah Pemko sadar, bahwa sejauh mana capaian vaksin yang sudah dilaksanakan sampai hari ini.

Kejar target dengan memaksa masyarakat seperti ini, nantinya pemerintah sendiri yang dirugikan.

Terutama mengenai data kependudukan dan perizinan, masyarakat akan jadi malas berurusan.

"Dari awal saya sudah tegaskan, jangan buat kebijakan membabi buta. Emangnya sudah sejauh mana capaian target vaksin di kota ini. Lalu siapa yang nanti mau bertanggung jawab jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi," tegas Fathullah saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Minggu (13/6/2021).

Menurut Fathullah yang juga Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru ini, bahwa pemaksaan seperti ini tidak akan berhasil.

Sebab, hal yang tidak masuk akal yang dipaksakan kepada masyarakat, tentunya masyarakat akan berpikir ulang, mau berurusan.

"Kita sangat dukung dalam program mensukseskan vaksin ini. Tapi dengan cara sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Begitu anjuran WHO dan kesepakatan sebelum Perpres Nomor 14 Tahun 202 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, dibuat," terangnya.

"Bukan menakut-nakutkan warga seperti sekarang. Saya tanya kepada Pemko, emangnya dengan menerapkan sertifikat vaksin, bisa sukses programnya. Itu tadi, sosialisasi lah digencarkan," pintanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved