Breaking News:

Percepatan Vaksinasi Batam Contoh Konkret Upaya Pencapaian Kekebalan Komunal Berbasis Pulau

Seiring berjalan waktu, berbagai penanganan pandemi yang diupayakan oleh pemerintah dan didukung oleh masyarakat menunjukkan hasil baik.

Editor: Ilham Yafiz
istimewa
Menko Airlangga melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah di Kawasan Industri Batamindo, Panbil Industrial Estate, dan PT Sat Nusa Persada Tbk., Kepulauan Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seiring berjalan waktu, berbagai penanganan pandemi yang diupayakan oleh pemerintah dan didukung oleh masyarakat menunjukkan hasil baik.

Saat ini, kasus aktif Covid-19 nasional sudah jauh menurun sebesar 38,7% dibandingkan puncak kasus pada bulan Februari 2021.

Persentase kasus aktif Indonesia lebih rendah daripada global dan persentase kesembuhan juga cukup baik daripada global.

PPKM dan PPKM Mikro yang diterapkan sejak awal tahun 2021 sejatinya juga telah terbukti memberikan kontribusi dalam melandaikan kasus harian Covid-19.

Presiden Jokowi mengarahkan agar PPKM tetap dilanjutkan, diperkuat dengan 3T dan diperluas sebagai strategi penanganan Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) telah berulangkali meninjau lokasi pelaksanaan vaksinasi di beberapa wilayah untuk memastikan bahwa program vaksinasi telah berjalan sesuai dengan harapan Pemerintah.

Pada Sabtu (12/6/2021), Menko Airlangga kembali melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah di Kawasan Industri Batamindo, Panbil Industrial Estate, dan PT Sat Nusa Persada Tbk., Kepulauan Riau.

“Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu langkah krusial yang menentukan kesuksesan kita untuk mengakhiri pandemi ini. Untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal, dibutuhkan 70% penduduk atau sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia yang perlu divaksinasi. Semakin cepat terlaksana, semakin baik,” ujar Menko Airlangga mengawali sambutannya.

Selain itu, lanjut Menko Perekonomian, Pemerintah selalu memastikan ketersediaan supply, keamanan, mutu, dan khasiat atau efficacy dari vaksin yang akan diberikan ke masyarakat.

Realisasi penyuntikan dosis vaksin di Indonesia sendiri termasuk dalam posisi 13 besar dunia dan 3 besar dari negara yang bukan merupakan produsen vaksin.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved