Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Perempuan 11 Tahun di Kuansing Korban Penyiksaan Tante, Tuntun Penyidik ke Kuburan Kakaknya

Korban sendiri ada dua orang. Yakni ML, perempuan 13 tahun dan AL, perempuan 11 tahun. Kedua korban merupakan kakak adik

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN-- Peyiksaan sadis berujung meninggalnya seorang bocah perempaun di Kuansing terungkap pada akhir Mei lalu. Penyiksaan justru dilakukan tante dan paman korban.

Korban sendiri ada dua orang. Yakni ML, perempuan 13 tahun dan AL, perempuan 11 tahun. Kedua korban merupakan kakak adik.

Korban yang meninggal akibat penyiksaan yakni ML, 13 tahun.

Sedangkan AL, 11 tahun, mengalami luka berat, patah tulang hidung dan banyak bekas luka ditubuhnya.

Dua terduga pelaku yakni DL, wanita 27 tahun dan BNZ, pria 27 tahun.

BNZ sendiri sumai DL yang baru setelah suami sebelumnya meningal dibunuh.

Terbongkarnya kekejaman DL dan BNZ ini akibat laporan AL ke Polres Kuansing.

"Ini diketahui pihak Kepolisian Polres Kuansing, pada hari Senin (31/5/2021) dimana adik korban didampingi salah satu keluarganya mendatangi Polres Kuansing," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Pierwanto SIK, MM dalam konprensi pers, Selasa (8/6/2021), disampingi Kasat Reskrim AKP Boy Marudut SH serta jajaran Polres Kuansing lainnya.

Dalam video ini, AL mengenakan pakain kuning. Ia menuntun para penyidik dari Polres Kuansing ke kekuburan kakaknya yang ada di kebun Karet di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing.

Lepasnya AL, perempuan 11 tahun dari cengkraman DL, wanita 27 tahun dan BNZ, pria 27 tahun - yang merupakan tante dan pamannya - membuat AL membongkar kejahatan yang dilakukan DL dan BNZ. Kematian sang kakak akibat penyiksaan secara sadis pun dibongkar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved