Breaking News:

WHO Mulai Yakin Jika Covid-19 Dari China, Biden Kerahkan 18 Intelijen Ke Tiongkok

Semua masyarakat dunia kecuali rakyat China meyakini jika virus yang membunuh jutaan penduduk bumi itu berasal dari laboratorium China di Wuhan.

Editor: Guruh Budi Wibowo
(AFP PHOTO/JOHANNES EISELE)
Laboratorium virus milik China yang dituding sebagai pusat menyebarnya Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Misteri asal usul Covid-19 mulai tersibak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai yakin jika asal Covid-19 berasal dari laboratorium China di Wuhan.

Presiden AS Joe Biden bulan lalu memerintahkan badan intelijen AS untuk melaporkan dalam tiga bulan ke depan apakah Covid-19 muncul dari hewan atau selama kecelakaan laboratorium.

China telah berulang kali menyatakan tidak bertanggung jawab atas pandemi global dan menolak teori konspirasi yang mengatakan virus itu dibuat oleh manusia.

Namun, perilaku China saat terjadi wabah dan selama wabah Covid-19 membuat seluruh penduduk bumi curiga.

Semua masyarakat dunia kecuali rakyat China meyakini jika virus yang membunuh jutaan penduduk bumi itu berasal dari laboratorium China di Wuhan.

Dilansir dari The Sun, Minggu (13/6/2021), Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mulai yakin jika virus tersebut berasal dari laboratorium milik pemerintah China di Wuhan.

"Ya, itu diangkat dan kami membahas tentang asal-usulnya." kata Tedros ketika ditanya apakah teori kebocoran laboratorium Wuhan telah dibahas di KTT.

Tedros, berbicara pada briefing KTT G7, mengatakan kemungkinan itu berasal dari kebocoran laboratorium tidak dikesampingkan dan bahwa "setiap hipotesis harus terbuka".

Dia mengatakan bahwa sejauh ini 3,75 juta orang telah meninggal karena virus dan setidaknya 174 juta dipastikan telah tertular penyakit tersebut.

"Saya pikir rasa hormat yang pantas diterima orang-orang ini adalah mengetahui apa asal mula virus ini sehingga kita dapat mencegahnya terjadi lagi."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved