Breaking News:

16 Remaja Pesta Miras Panik Digerebek Satpol PP Inhil, 14 Orang Dapat Sanksi, 2 Disuruh Pulang

Sebanyak 16 muda-mudi yang sedang asyik pesta miras (minuman keras) jenis tuak langsung panik saat Satpol PP Inhil mendatangi mereka, Sabtu

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Ariestia
Istimewa
Para remaja mendapatkan pengarahan dari petugas di Markas Besar (Mako) Satpol PP Kabupaten Inhil, Sabtu (12/6/2021) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Sebanyak 16 remaja yang sedang asyik pesta miras (minuman keras) jenis tuak langsung panik saat Unit Reaksi Cepat (TRC) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Inhil mendatangi mereka, Sabtu (12/6/21) malam.

TRC Satpol PP Inhil pun berhasil mengamankan sejumlah sebanyak 4 botol miras jenis tuak dan beberapa minuman supplemen lainnya dari lokasi di Gedung F Tembilahan.

Para remaja ini akhirnya di bawa ke Markas Besar (Mako) Satpol PP Kabupaten Inhil untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Ke-16 muda-mudi yang dua di antaranya perempuan, akhirnya mendapatkan sanksi sesampainya di Mako Satpol PP Kabupaten Inhil.

Empat belas pemuda diberikan sanksi atas perbuatannya dengan diberikan sanksi hukuman fisik berupa push-up dan guling-guling.

Sementara 2 pemudi langsung di suruh kembali kerumah masing2 agar tidak terjadi hal yg tidak di inginkan. 

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Inhil, Marta Haryadi menuturkan, pengamanan belasan pemuda karena pesta tuak ini dilakukan dalam kegiatan patroli wilayah yang dilakukan oleh Tim URC Satpol PP Inhil di wilayah Kota Tembilahan.

“Patroli wilayah ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas Kota Tembilahan untuk menekan kenakalan remaja dan ketertiban umum serta ketentraman masyarakat,” ungkapnya.

Melihat tempat nongkrong yang gelap, Kasat Pol PP akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan penerangan di tempat – tempat rawan tersebut untuk mengurangi Perbuatan yang tidak diharapkan.

Selain itu, Kasat Pol PP juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan anaknya ketika pergi ke luar rumah terutama di malam hari.

“Hal ini penting sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja serta menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, khususnya di wilayah Kota Tembilahan,” pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved