Breaking News:

Inhil

Slamat dan Anaknya Alami Luka Bakar Di Sekujur Tubuh, Kios BBM Terbakar Hebat Di Sungai Guntung

Kebakaran yang melanda Kios BBM di Sungai Guntung ini menyebabkan tiga korban, yakni Slamat dan putranya Aditya serta Sapri. Kerugian material Rp 2 M.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: CandraDani
istimewa
Kios Bahan Bakar Minyak (BBM) CV. Nugraha Inhil Perkasa di Parit Suak Pamina, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Riau, terbakar pada Senin (14/6/21) sekitar pukul 08.30 WIB. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KATEMAN – Asap pekat memumbung tinggi akibat terbakarnya kios Bahan Bakar Minyak (BBM) Kompak CV. Nugraha Inhil Perkasa di Parit Suak Pamina, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Riau, Senin (14/6/21) sekitar pukul 08.30 WIB.

Insiden yang terjadi di Kios BBM milik H. Edi Mahmudin Beta ini menyebabkan kerugian mencapai Rp. 2 Milyar serta 3 orang mengalami luka bakar berat.

Ke 3 korban antara lain yaitu, Slamat (51) dan anaknya Aditya (16) yang mengalami luka bakar di seluruh badan korban dan Sapri (30) yang mengalami luka bakar dibagian kaki kiri dan kanan.

Baca juga: 16 Remaja Pesta Miras Panik Digerebek Satpol PP Inhil, 14 Orang Dapat Sanksi, 2 Disuruh Pulang

Baca juga: Melawan Saat Akan Dirudapaksa, Pemuda 19 Tahun di Inhil Riau Tusuk Bibinya hingga Tewas

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kapolsek Kateman AKP R. Afrizal menjelaskan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan petugas telah mendatangi lokasi untuk olah TKP.

“TKP sudah di pasang Police Line (Garis Polisi). Sementara korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Raja Musa Sungai Guntung untuk perawatan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.

Lebih rinci Kapolsek menerangkan, sekira pukul 08.00 WIB, para saksi yang merupakan pekerja Kios BBM masuk kerja seperti biasanya dan bertemu dengan korban Slamat bersama Aditya yang ingin membeli BBM di kios.

Selanjutnya sekira pukul 08.30 WIB, saksi atas nama Arsuprianto pergi mengisi minyak dari gudang belakang ke depan dengan mengunakan mesin diesel langsung ke pompong milik Slamat.

Baca juga: 2 Warga Inhil yang Disangka Meninggal oleh Keluarga, Ternyata Pulang Diantar Petugas Dinsos Jambi

Baca juga: Kisah Hamar, Pria di Inhil yang Harus Mengungsi Setiap Air Pasang, Rumah Gubuknya Memprihatinkan

Namun sekira pukul 08.50 WIB saat pengisian minyak ke pompong hampir selesai, saksi atas nama Sulaiman dan Arfan mendengar bunyi ledakan yang sangat kuat dan langsung membakar pompong tersebut.

Api pun menjalar ke dermaga membakar kantor SPBU, gudang minyak dan gudang gas hingga api semakin membesar.

Tidak lama berselang masyarakat setempat datang membantu untuk memadamkan kebakaran tersebut.

“Beberapa saat kemudian juga datang anggota polsek kateman melakukan pemadaman dan melakukan evakuasi untuk menyelamatkan Slamat, Aditya dan Sapri ke Rumah Sakit Raja Musa untuk di lakukan perawatan selanjutnya dan Api dapat di padamkan sekira Pukul 10.00 WIB,” pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved