Breaking News:

Tegas, PNS yang Tolak Divaksin Gajinya Takkan Dibayar, Warga yang Menolak Ponsel akan Diblokir

Sanski tegas. Bagi PNS yang menolak divaksin maka gajinya takkan dibayar. Sedangkan bagi warga yang menolak vaksin ponselnya diblokir

Editor: Budi Rahmat
AFP
(ilustrasi) Tegas, PNS yang Tolak Divaksin Gajinya Takkan Dibayar, Warga yang Menolak Ponsel akan Diblokir 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan digaji, ponsel akan dibloir. Hukuman tegas tersebut diberikan oleh salah sau Provinsi di wilayah Pakistan.

Jadi jangan pernah coba-coba menolak divaksin jika tidak ingin ponsel diblokir. Bahkan PNS juga tidak akan digaji sebagai bentuk hukuman yang diterapkan.

Rencana tersebut akan secepatnya direalisasikan pada wilayah kecil di salah satu provinsi.

Sebuah provinsi di Pakistan pada Jumat (11/6/2021) mengatakan, akan memblokir ponsel orang-orang yang menolak vaksin Covid-19.

Ini adalah hukuman terbaru bagi orang-orang penolak vaksin virus corona di Pakistan, negara yang baru sebagian kecil populasi sudah divaksin.

Hukuman ini diwacanakan setelah provinsi Sindh menyatakan, PNS di sana yang menolak vaksin corona tidak akan digaji mulai Juli.

"Awalnya ini cuma proposal, tetapi orang-orang sangat ragu divaksinasi jadi keputusan dibuat," kata Hammad Raza, juru bicara Departemen Kesehatan Primer Punjab, dikutip dari AFP.

Dia melanjutkan, badan telekomunikasi negara yang akan memutuskan bagaimana penerapan hukuman tersebut.

Seorang pekerja medis memegang botol vaksin CoronaVac China untuk melawan penyakit virus korona selama vaksinasi anggota tim menembak Olimpiade Ukraina untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Kiev pada 15 April 2021.
Tegas, PNS yang Tolak Divaksin Gajinya Takkan Dibayar, Warga yang Menolak Ponsel akan Diblokir

Vaksinasi nasional di Pakistan meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan lebih dari 200.000 dosis disuntikkan hampir setiap hari.

Namun itu belum seberapa karena jumlah populasi Pakistan mencapai 220 juta jiwa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved