Breaking News:

Covid-19 Varian India Yang Mulai Menyebar Di Indonesia, Gejalanya Pun Menakutkan

Penyebaran varian Covid-19 ini pun terbilang sangat cepat. Bahkan varian Covid-19 saat ini tak hanya ditemukan di Kudus saja.

Editor: Guruh Budi Wibowo
AP
kremasi massal akibat Covid-19 varian baru di India 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Covid-19 varian India yang setiap harnya memubunuh ribuan rakyat India telah masuk ke Indonesia. 

Daerah pertama yang melaporkan temuan Covid-19 varian India adalah Kudus, Jawa Tengah. 

Namun, hingga saat ini belum diketahui bagaimana varian itu masuk ke Kudus. 

Penyebaran varian Covid-19 ini pun terbilang sangat cepat. 

Bahkan varian Covid-19 saat ini tak hanya ditemukan di Kudus saja.

Dikutip dari NBC Miami (10/6/2021), gejala positif Covid-19 dari infeksi virus corona varian Delta dari India pada dasarnya mirip dengan gejala yang ditimbulkan oleh infeksi virus asalnya.

Hanya saja, pada infeksi varian Delta, gejala-gejala positif Covid-19 tersebut akan terjadi dengan lebih parah dan dinilai lebih sulit ditangani melalui penanganan medis.

Gejala positif Covid-19 akibat varian virus corona Delta India sebagaimana disampaikan oleh profesor kedokteran darurat dan kesehatan internasional di Johns Hopkins Universiy, Dr. Bhakti Hansoti meliputi:

  • Sakit perut
  • Hilangnya selera makan
  • Muntah
  • Mual
  • Nyeri sendi
  • Gangguan pendengaran

Kebanyakan pasien Covid-19 yang terinfeksi virus corona Delta dari India ini juga membutuhkan perawatan medis di rumah sakit, bahkan memerlukan bantuan oksigen dan menderita komplikasi lain.

Lebih lanjut, seorang dokter penyakit menular di Apollo Hospital India, Abdul Ghafur, mengatakan prevalensi gangguan pencernaan sebagai gejala yang ditimbulkan oleh infeksi varian Delta lebih besar daripada gejala serupa yang disebabkan oleh strain virus asalnya.

Akan tetapi, ia menyebut masih dibutuhkan lebih banyak penelitian klinis untuk memastikan hal ini.

Sementara itu, dilansir The Guardian (14/6/2021), data studi gejala dari aplikasi Zoe Covid yang dipimpin oleh profesor epidemiologi genetika di King's College London, Tim Spector, menyebut gejala positif Covid-19 yang timbul akibat infeksi virus varian Delta dari India terasa seperti flu yang parah.

“Covid sekarang berbeda, dia lebih menyerupai flu yang parah. Orang-orang mungkin berpikir hanya mengalami flu musiman dan mereka tetap pergi ke pesta, kami pikir ini masalah,” kata Tim.

(*)

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved