Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Dokter Spesialis di Pelalawan Meninggal, Para Tenaga Medis Beri Penghormatan Terakhir

Pasien bernama dr Yulia Santi Sp.PD yang bertugas di RSUD Selasih yang menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Arifin Achmad

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Seorang dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci meninggal dunia pada Selasa (15/06/2021) malam lalu.

Dokter perempuan tersebut meninggal dalam kondisi terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pasien bernama dr Yulia Santi Sp.PD yang bertugas di RSUD Selasih yang menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru pada sore lalu.

Kemudian jenazahnya dibawa ke Pangkalan Kerinci untuk dikebumikan secara protokol Covid-19 di pekuburan khusus.

Namun sebelum dibawa ke liang lahat, mobil jenazah disinggahkan sebentar ke komplek RSUD Selasih dan seluruh rekan kerja sang dokter mulai dari dokter, perawat, maupun semua pegawai rumah sakit berbaris untuk memberikan penghormatan terakhir.

"Kita lakukan shalat jenazah terlebih dahulu dengan protokol kesehatan. Jenazah tetap di mobil dan kita di luar berbaris. Kemudian kami memberikan penghormatan terakhir bagi almarhumah," kata Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Ramdhani Kamal, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (15/06/2021).

Pria yang akrab disapa Dani ini menuturkan, pelepasan jenazah dr Yulia Santi dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH, Sekdakab Tengku Mukhlis, pejabat Dinas Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pelalawan, para dokter serta tenaga media maupun seluruh pegawai rumah sakit. Setelah menggelar shalat dan sambutan singkat, pelepasan jenazah dilakukan Wabup Nazarudin.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes saat dikonfirmasi memastikan jika dr Yulia Santi terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa hari terakhir.

Ia termasuk pasien dalam kategori komorbid atau memiliki penyakit penyerta. Bahkan penyakit bawaan yang diderita sang dokter cukup kronis yang diidap selama ini.

"Pasien ini mengidap penyakit kanker khusus wanita. Itu yang membuat kesehatannya cukup berat. Kita semua sangat kehilangan," tandas Asril. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved