Breaking News:

Mamak Lebih Sayang dengan Korban, Ponakan di Padang Pariaman Cemburu, Bunuh Rekan Kerja Saat Tidur

Tersangka Agusnadi (29) membunuh rekan kerjanya Ridwan (17) yang tidur. Perbuatannya ini dipicu oleh sakit hati karena korban disayang pamannya.

Editor: CandraDani
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Rekonstruksi pembunuhan di Padang Olo, Kecamatan Sungai Limau, di Polres Pariaman, Kamis (17/6/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kepolisian Resor Pariaman menggelar rekonstruksi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Rekonstruksi tersebut digelar pada Kamis (17/6/2021) sekira pukul 11.00 WIB.

Sedangkan peristiwa pembunuhan ini terjadi pada 16 Mei 2021 lalu, di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Di mana, tersangka bernama Agusnadi (29) membunuh rekan kerjanya Ridwan (17) yang sedang tertidur.

Pihak kepolisian gelar rekonstruksi yang bertempat di Mapolres  Pariaman.

"Sebanyak 26 adegan diperagakan oleh tersangka dalam rekonstruksi ini," ujar Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP Elvis Susilo.

Dari rekonstruksi ini, terungkap motif pelaku melakukan pembunuhan kepada temannya.

Baca juga: Warga Inhu dan Rohul Meninggal Usai Divaksin, Menurut Kadiskes Riau Ini yang Jadi Penyebabnya

Sejumlah anggota polisi saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) insiden penusukan terhadap rekan kerja di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (16/5/2021).
Sejumlah anggota polisi saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) insiden penusukan terhadap rekan kerja di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (16/5/2021). (ISTIMEWA)

Kata AKP Elvis, pelaku nekat melakukan hal tersebut karena kecemburuan sosial kepada korban.

Tersangka dan korban sama-sama bekerja di tempat penggilingan padi milik paman pelaku.

"Pelaku merasa sakit hati dengan mamaknya, yang memberikan kasih sayang lebih terhadap korban," jelas dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved