Breaking News:

Junta Militer Myanmar Semakin Beringas, PBB Serukan Embargo Senjata, Rusia Dan China Gigit Jari

Pasukan tentara Myanmar tak segan-segan menembaki dan membakar rumah penduduk dengan warga di dalamnya.

Editor: Guruh Budi Wibowo
(AFP/STR)
Para tamu menyaksikan parade militer yang diadakan junta militer Myanmar untuk memperingati Hari Angkatan Bersenjata di Naypyidaw, Sabtu (27/3/2021). 

Bulan lalu, Human Rights Watch telah mendesak Majelis Umum PBB untuk mengeluarkan resolusi yang menyerukan embargo senjata, dengan mengatakan bahwa "meskipun tidak mengikat secara hukum pada negara-negara, resolusi seperti itu akan membawa bobot politik yang signifikan".

"Pemerintah harus mengakui bahwa senjata yang dijual ke militer Myanmar kemungkinan akan digunakan untuk melakukan pelanggaran terhadap penduduk," tambah organisasi itu.

"Embargo senjata dapat membantu mencegah kejahatan semacam itu."(Tribunpekanbaru.com).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved