Breaking News:

Beli Rokok Curian, Pria di Inhil Terpaksa Tidur di Bui, Kena Pasal Penadah,Terancam Penjara Segini

Beli rokok hasil curian, pria paruh baya di Inhil terpaksa tidur di bui, dikenakan pasal penadah, segini ancaman hukuman penjara

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
Beli Rokok Curian, Pria di Inhil Terpaksa Tidur di Bui, Kena Pasal Penadah,Terancam Penjara Segini
istimewa
Beli Rokok Curian, Pria di Inhil Terpaksa Tidur di Bui, Kena Pasal Penadah,Terancam Penjara Segini. Foto: ALK, tersangka penadah rokok hasil curian saat diamankan di Polsek Kateman, Inhil.

TRIBUNPEKANBARU.COM, KATEMAN - Beli rokok hasil curian, pria paruh baya di Inhil terpaksa tidur di bui, dikenakan pasal penadah, segini ancaman hukuman penjara.

Unit Reskrim Polsek Kateman akhirnya berhasil mengungkap pelaku penadahan barang hasil curian dengan pemberatan (curat) di Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (16/6/2021).

Petugas mengamankan seorang laki - laki berinisial ALK (50) di warungnya Jalan Darussalam Kelurahan Tagaraja, Kecataman Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, sekira pukul 23.45 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, SH SIK MHum melalui Paur Humas Ipda Esra SH mengatakan, ALK terlibat sebagai penadah barang curian yang dilakukan oleh pelaku berinisial DA (37) dan JU (64) di sebuah toko di Jalan Darussalam, Selasa (11/5/2021) lalu.

“Puluhan slop rokok dengan berbagai merek dan ukuran digasak oleh pelaku,"jelas Ipda Esra, Minggu (20/6/21).

"Seorang penadah hasil curat lainnya inisial JN (45) juga terlibat. Ketiga pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian,” sambungnya.

Dari hasil pengembangan terhadap para pelaku tersebut, dikatakan Ipda Esra, bukan hanya JN sendiri yang menadah barang hasil curat itu.

Para pelaku juga menyebutkan seorang inisial ALK turut serta terlibat sebagai penadah.

“Setelah dilakukan penyelidikan, pengungkapan terhadap pelaku ALK kurang lebih 1 bulan," ucapnya.

"Adapun barang yang hilang berupa rokok 89 slop berbagai merk. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Kateman,” imbuhnya.

Menurut Paur Humas, pelaku ALK dikenakan pasal 480 KUH Pidana dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.

“Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kateman untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian kurang lebih Rp 21.046.000,” ujar Ipda Esra.

( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved