Breaking News:

Gaungkan Wacana Presiden Tiga Periode, Relawan Jokowi-Prabowo Disebut Pembangkang Konstitusi

Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik menyebut peluncuran Seknas Jokpro 2024 sebagai gerakan melawan konstitusi.  

Editor: Guruh Budi Wibowo
Kompas.com/Ihsannuddin
Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto menunggang kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wacana Jokowi presiden tiga periode disebut sebagai pembangkangan terhadap konstitusi.

Sebab, konstitusi Indonesia telah mengatur jabatan presiden hanya selama 5 tahun dan bisa dipilih kembali untuk menjabat selama 5 tahun kemudian.

Namun, beberapa waktu belakangan ini relawan Jokowi menggaungkan Jokowi presiden tiga periode.

Wacana itu dimunculkan oleh relawan Jokowi yang tergabung dalam Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo.

Relawan itu mendukung agar Jokowi kembali maju pada pilpres berpasangan dengan Prabowo Subianto dan membentuk Seknas Jok-Pro 2024

Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik menyebut peluncuran Seknas Jokpro 2024 sebagai gerakan melawan konstitusi.  

"Ini jelas gerakan melawan konstitusi," ujar Rachland Nashidik dikutip dari Twitter @RachlanNashidik, Sabtu (19/6/2021).

Sebab, kata dia, kekuasaan Jokowi beda dengan Soekarno dan Soeharto, yang ditopang oleh sistem politik otoriter.

"Soekarno berkuasa puluhan tahun. Soeharto berulang jadi Presiden. Tapi mereka bisa begitu karena sistem politik otoriter, ditopang konstitusi darurat tanpa batasan masa jabatan Presiden," kata dia.

Joman tidak sepakat

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved