Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Sebut Sukseskan Program Vaksinasi dengan Edukasi Sosialisasi, Bukan dengan Dipaksa

Hingga kini masih terjadi pro dan kontra terkait program vaksinasi di tengah masyarakat.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIKUMBANG
Satu unit bus vaksinasi melayani masyarakat di satu masjid Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga kini masih terjadi pro dan kontra terkait program vaksinasi di tengah masyarakat.

Sebagian masyarakat merasa tidak percaya dengan vaksinasi ini.

Bahkan hal ini dibuktikan dengan adanya kejadian, bahwa setelah divaksin masyarakat ada yang sakit, lumpuh dan lain sebagainya.

Kondisi ini direspon legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru.

Anggota DPRD Pekanbaru Robin Eduar SH MH menegaskan, bahwa masih adanya informasi seperti ini, bahkan sebagiannya hoax, disebabkan oleh beberapa faktor.

Satu di antaranya minimnya edukasi dari pemerintah kepada masyarakat, tentang vaksin ini. Sehingga informasi hoax yang berseliweran di media massa, atau di media sosial, tak terkendali dan diterima bulat-bulat oleh masyarakat.

"Ini harus dikonter segera oleh pemerintah. Berikan edukasi terbaik ke masyarakat. Sehingga masyarakat tidak takut untuk vaksinasi. Intinya, sosialisasi tentang vaksin harus gencar lah," sebut Robin Eduar, Senin (21/6/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Politisi PDI-P ini justru tidak sepakat dalam mensukseskan program vaksin ini pemerintah menggunakan tangan besi, dengan cara pemaksaan.

Bahkan jika tidak mau vaksin, maka masyarakat tidak dilayani untuk pengurusan administrasi di tingkat kelurahan.

"Jangan lah kita memaksa masyarakat kita sendiri. Carikan jalan keluar bagaimana caranya, agar masyarakat mau melakukan vaksin atas kesadaran mereka sendiri," paparnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved