Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Bupati Kepulauan Meranti Wajibkan Penumpang Divaksin Sebelum Berangkat Menggunakan Kapal

"Mulai hari ini di Pelabuhan ini akan ada vaksin Covid yang warga yang belum divaksin pada waktu mau berangkat ke luar," ungkap Adil kepada

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil memerintahkan agar seluruh masyarakat yang hendak berangkat ke luar daerah harus menjalani vaksin terlebih dahulu.

Hal tersebut disampaikan Bupati Adil saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang Senin (21/6/2021).

"Mulai hari ini di Pelabuhan ini akan ada vaksin Covid yang warga yang belum divaksin pada waktu mau berangkat ke luar," ungkap Adil kepada tribunpekanbaru.com saat diwawancara disela-sela peninjauan.

Dijelaskan Adil hal tersebut semata-mata dilakukan untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19 melalui sarana transportasi laut yang menjadi jalur utama keluar masuk daerah.

Dijelaskan Adil Pemkab Kepulauan Meranti menargetkan akan melakukan vaksinasi sebanyak 3.000 dalam 1 hari. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menyelesaikan seluruh vaksinasi kepada masyarakat dengan jumlah kurang lebih 150.000 jiwa.

"Kalau seandainya 3.000 berarti 4 bulan baru selesai seluruh masyarakat Meranti itu divaksin. Sampai selesai kurang lebih 150.000 orang," jelasnya.

Bupati Adil juga mengatakan penumpang tidak akan bisa diberangkatkan apabila bekum menjalani menjalani vaksinasi.

"Kita wajibkan (vaksin), jadi vaksin dulu baru berangkat. Kalau gak vaksin gak bisa berangkat," tegasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang Capt. M. Ridha yang juga berhasil diwawancarai di lokasi mengatakan siap mendukung kebijakan Bupati untuk mewajibkan setiap penumpang yang berangkat untuk divaksin.

"Tujuannya ada menginstruksikan dan membuka posko terkait kesiapan tenaga medis untuk melayani masyarakat baik yang berangkat maupun turun dari kapal tujuan Meranti," ungkapnya.

Dirinya mengatakan sangat mendukung kebijakan pemerintah dalam mencegah Covid-19. Upaya yang dilakukan untuk mendukung tersebut diantaranya adalah melakukan koordinasi kepada pihak penyedia jasa kapal untuk mewajibkan penumpang memiliki sertifikat telah divaksin.

"Kami sangat mendukung pemerintah, akan nantinya kami koordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk pengusaha kapal atau pemilik kapal atau agen-agen kapal, bahwasannya kami akan menghimbau penumpang calon penumpang yang akan berangkat nantinya ada waktu jeda," tuturnya

Dirinya mengatakan apabila kebijakan ini diberlakukan maka pihak operator kapal harus mewajibkan calon penumpang menunjukkan surat telah divaksin.

"Jadi sebelum membeli tiket harus ditunjukkan dulu vaksinasi. Karena itu akan salah satu sesuai instruksi pemerintah daerah bahwa semua penumpang yang akan berangkat akan divaksinasi dulu." Pungkasnya. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved