Breaking News:

Dibully karena Wajah Jelek, Pria Ini Tusuk Leher Temannya Sendiri: Bagong Roboh & Tewas Seketika

Budiman menjelaskan, korban mengatakan bahwa tersangka kerap mengatakan wajah tersangka buruk rupa. 

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
Tribunpekanbaru.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria menghabisi nyawa teman kerjanya.

Kejadian nahas itu terjadi di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Diketahui, keduanya merupakan rekan kerja.

Mereka merupakan karyawan di gudang pabrik air mineral.

Adapun motif pelaku lantara sakit hati.

Dia kerap diejek oleh korban di tempat kerja.

Pelaku merupakan warga Jalan Veteran Kecamatan Medan Helvetia, berinisial Z (27).

Z membunuh rekannya Rendy alias Bagong warga Kecamatan Medan Marelan. 

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak menyebutkan bahwa awal mula kejadian terjadi pada Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 13.30 WIB di salah satu gudang di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Deliserdang

"Awalnya antara Z dan korban Rendy alias Bagong saling ejek sehingga menimbulkan rasa sakit hati Z. Mereka sama-sama kerja di pabrik air mineral di Jalan Asrama," bebernya, Selasa (22/6/2021).

Budiman menjelaskan, korban mengatakan bahwa tersangka kerap mengatakan wajah tersangka buruk rupa. 

"Ialah, sakit hati sering di-bully. Sering diejek-ejek dibilang mukanya jelek seperti itu. Sudah lama mereka kerja sama," cetusnya. 

Karena kerap dibully, tersangka Z mengambil sebilah pisau yang telah disiapkannya dan langsung menikam leher korban

Bagong pun langsung roboh, sedangkan pelaku segera melarikan diri.

Seorang pria tega membunuh rekan kerjanya di gudang pabrik air mineral karena sakit hati sering diejek oleh korban di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.
Seorang pria tega membunuh rekan kerjanya di gudang pabrik air mineral karena sakit hati sering diejek oleh korban di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Deliserdang. (TRIBUN MEDAN/HO)

"Pelaku melarikan diri di sekitaran pabrik itu, karena rumahnya di sekitaran pabrik," cetusnya. 

Rekan kerja yang melihat kejadian tersebut segera mengevakuasi korban ke RSU Hermina untuk mendapatkan perawatan namun korban tidak tertolong dan meninggal.

Selanjutnya, Budimanta menyebutkan Tim Reskrim Polsek Sunggal mendapat informasi tersebut segera meluncur ke TKP dan segera mengejar pelaku.

"Tim berhasil menangkap pelaku saat bersembunyi tidak jauh dari tempat kejadian. Namun saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti yang telah dibuangnya, terduga pelaku berupaya melawan petugas untuk melarikan diri sehingga dilakukan tembakan di kaki kanannya," beberya. 

Setelah mendapatkan perawatan medis, tersangka Z dan barang bukti berupa sebilah pisau berukuran sekitar 13 cm diamankan ke Polsek Sunggal.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka kita persangkakan dengan pasal berlapis, pasal 340 subs 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara", pungkasnya.

(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved