Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Hati-hati Bahas Revisi Perda Covid-19, Penanggungjawab Pansus: Jangan Sampai Salah

Pansus DPRD Pekanbaru nampaknya, tidak mau ceroboh dalam membahas revisi Perda Nomor 5 Tahun 2021

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM. Pansus DPRD Pekanbaru tidak mau ceroboh dalam membahas revisi Perda Nomor 5 Tahun 2021, tentang Perlindungan Masyarakat dari penyebaran dan Dampak Covid-19. 

Lebih lanjut Politisi senior PAN ini juga membahas soal penolakan, yang mayoritas fraksi di DPRD Pekanbaru terkait penerapan sanksi denda. Di Perda No 5 tersebut, sudah ada nilai dendanya. "Ini kemarin kan karena ada masukan dari Polri, makanya ini masih dalam proses dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku," sebutnya .

Mengenai wajib vaksin, lanjut Nofrizal, bahwa dalam pembahasan juga penambahan tentang wajib vaksin. Ikhwal ini disarankan harus dilengkapi dengan Perpres nya.

"Diusulkan revisi harus cantumkan Perpres No 14 tahun 2021. Jangan sampai nanti Perpres tidak mensyaratkan denda atau sanksi, tahu-tahu Perda pakai sanksi," terangnya lagi

Dari paripurna Pandangan Fraksi, serta dilanjutkan dengan paripurna Jawaban Pemerintah, untuk revisi Perda No 5 ini belum final. Masih ada lagi pembahasan yang intens sampai nanti disahkan.

"Ini baru pembasahan awal, nanti pas finalisasi akan ada tanggapan lagi. Semua dibahas dahulu, sampai ada kesepakatan bersama untuk diparipurna kan," tegas Nofrizal. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).  
 

--

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved