Breaking News:

Aksi Saling Bunuh Pemulung Bersaudara 1 Lawan 1, Terlibat Kejar-kejaran, Satu Orang Dibuat Tewas

Seorang pemulung tewas usai duel satu lawan satu melawan saudaranya yang juga pemulung, sebelumnya terlibat aksi saling kejar

Editor: Hendri Gusmulyadi
ist
Ilustrasi mayat korban pembunuhan 

Kasus duel maut sebelumnya juga terjadi di Lampung Utara. Pelaku mengaku hanya membela diri saat terlibat perkelahian dengan saudaranya, Irwan.

Warga Desa Labuhan Ratu Pasar Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara tersebut mengaku Irwan tiba-tiba membacoknya.

"Saya membela diri. Dia nantang saya, tiba-tiba dia bacok kepala dan tangan saya," katanya seraya menunjukan luka bacok di bagian lengan, punggung dan kepala.

Dijelaskannya, peristiwa ini berawal perselisihan antara korban (Irwan) dengan kakak kandungnya.

Namun, kata Candra, dirinya tidak mengetahui persoalan perselisihan antara korban dan kakak kandungnya.

"Saya gak tau ada masalah apa dengan kakak saya," jelasnya di Ruang UGD Rumah Sakit Ryacudu. Kamis dini hari (13/5/2021).

Dua warga Lampung Utara terlibat duel maut senjata tajam hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia.

Korban meninggal dunia adalah Irwan Jaya warga Desa Beringin Jaya Kecamatan Hulusungkai Kabupaten Lampung Utara.

Irwan tewas akibat luka senjata tajam yang diduga badik pada Rabu malam (12/5/2021) sekitar pukul 19.30 Wib.

Pemuda berusia 28 tahun tersebut tewas saat berkelahi dengan Candra (19) warga Desa Labuhan Ratu Pasar Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Kedua pemuda yang terlibat perkelahian senjata tajam tersebut ternyata mash berhubungan darah dan bahkan tinggal satu rumah.

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Pengakuan Pelaku Duel Maut Lampung Utara Tusuk Saudaranya hingga Tewas: Saya Membela Diri

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved