Breaking News:

Jaksa Hadirkan Waluyo Jadi Saksi di Sidang Dugaan Penipuan Jual Beli Lahan di Siak

Waluyo dihadirkan jaksa menjadi saksi pada persidangan perkara dugaan penipuan jual beli lahan di Siak.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Internet
Ilustrasi - Jaksa menghadirkan Waluyo jadi saksi di sidang dugaan penipuan jual beli lahan di Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Jaksa menghadirkan Waluyo jadi saksi di sidang dugaan penipuan jual beli lahan di Siak.

Tokoh masyarakat kampung Teluk Merbau, sekaligus pemilik lahan yang tercatat sebagai anggota KUD Tunas Muda tersebut dihadirkan jaksa menjadi saksi pada persidangan perkara dugaan penipuan jual beli lahan kelapa sawit, Rabu (23/6/2021) di Pengadilan Negeri (PN) Siak.

Waluyo menjadi saksi terakhir sebagai pemilik lahan yang dihadirkan jaksa dari sebelumnya sudah ada 5 pemilik yang memberikan keterangan di muka majlis hakim.

Kasus ini menarik perhatian masyarakat karena melibatkan puluhan anggota KUD Tunas Muda, kampung Teluk Merbau, kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Sementara total anggota KUD tersebut sebanyak 401 orang.

Jual beli lahan ini sebenarnya sudah terjadi pada 2011 silam, antara KUD Tunas Muda di kabupaten Siak dengan KUD Sialang Makmur dari Kabupaten Pelalawan.

Luas lahan KUD Tunas Muda yang dijual kepada KUD Sialang Makmur seluas 122 Ha.

Pihak KUD Sialang Makmur hanya membayar Rp 3,9 miliar dari total harga yang disepakati yakni Rp 6,9 miliar.

Dalam pada itu, pihak KUD Sialang Makmur mensertifikatkan lahan tersebut tanpa sepengetahuan pihak KUD Tunas Muda, kemudian mengagunkan ke BSM (sekarang BSI) Pangkalan Kerinci sebesar Rp 8,3 miliar.

Hasil pinjaman tersebut juga tidak dibayarkan sisa hutangnya ke KUD Tunas Muda.

Melihat kondisi tersebut, terjadi gejolak di kampung Teluk Merbau. Anggota KUD Tunas Muda yang notabene adalah warga masyarakat Teluk Merbau, konflik dengan pengurus KUD Tunas Muda tersebut. Tidak tahan mendapat tekanan dari masyarakat akhirnya Ketua KUD Tunas Muda, Setiono melaporkan pengurus KUD Sialang Makmur ke Polres Siak. Walhasil, Ketua dan Bendahara KUD Sialang Makmur, Mawardi dan Darsino ditetapkan tersangka.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved