Breaking News:

Salat Idul Adha Tidak Bisa Digelar di Lapangan Zona Merah dan Zona Oranye Covid-19 di Pekanbaru

Kementerian Agama RI menerbitkan surat edaran tentang penyelenggaraan Shalat Idul Adha 1442 H.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Shalat Ied beberapa tahun lalu di Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus menegaskan bahwa untuk kawasan zona merah dan zona oranye Covid-19 di Kota Pekanbaru tidak bisa menggelar Salat Idul Adha.

Kementerian Agama RI menerbitkan surat edaran tentang penyelenggaraan Salat Idul Adha 1442 H.

Surat edaran berisi penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam penyelenggaraan Salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban tahun ini.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus menegaskan bahwa untuk kawasan zona merah dan oranye Covid-19 di Kota Pekanbaru tidak bisa menggelar Salat Idul Adha di lapangan.

"Jadi untuk kawasan yang masuk zona merah dan oranye tidak bisa salat ied di lapangan," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (24/6/2021).

Menurutnya, saat ini Kota Pekanbaru berada di zona oranye.

Tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru bakal melakukan evaluasi terhadap kondisi terkini Kota Pekanbaru jelang Idul Adha nanti.

Dirinya mengevaluasi pelaksanaan ibadah di rumah ibadah yang tidak sesuai protokol kesehatan.

Ia menyoroti hal itu karena berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19.

"Mestinya aktivitas di rumah ibadah harus mengikuti protokol kesehatan mencegah Covid-19," ujarnya.

Firdaus mengakui tidak bisa menutup aktivitas di rumah ibadah.

Ia pun mengingatkan pengurus rumah ibadah bisa agar disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved